Sinopsis The Best lee Soon Shin Episode 32 part 2

Posted: Sabtu, 24 Agustus 2013 by khyunkhyun in Label:
0
The Best Lee Soon Shin
Chan Mi dan Soon Shin bertemu, mereka membicarakan tentang kakak kakak mereka. Chan Mi bilang kalau ia terkejut dengan semua ini, seperti ketika ia mengetahui kalau ibu Soon Shin adalah Song Mi Ryung. 
Soon Shin tanya apa yang sebenarnya ibu Chan Mi tidak suka dari kakaknya, Yoo Shin. Chan Mi menjawab kalau itu karna perilaku kakaknya yang selalu membantah ibunya. Chan Mi juga mengkhawatirkan antara ia dan Soon Shin, karna bagaimana pun sepertinya ibunya tidak akan merestui pernikahan Yoo Shin dan kakaknya.
Chan Mi juga tanya, kapan Soon Shin melakukan wawancara majalah dengan guru Song, sekrang wawancara itu sudah terbit. Chan Mi juga mengatakan kalau waktu di tv Soon Shin terlihat sanagt tidak nyaman wawancara dengan guru Song tapi kali ini ia terlihat sudah terbiasa.
Soon Shin yang mendengar hal itu, bilang ke Chan Mi kalau ia ingin melihatnya,
 Chan Mi membuka artikel itu dari handphonenya, dan Soon Shin melihatnya dengan antusias tapi begitu ia membaca artikel ttersebut, raut wajahnya berubah, ia berguman sendri kalau seharusnya bukan seperti ini.
 Sedangkan di lain tempat ibu juga sedang membaca artikel itu melalui koran, saat ayah Chan wOO datang dan menanyakan apa yang sedang dibaca ibu, ibu segera menutup koran tersebut. Ayah lalu bilang ke ibu untuk mengerti keadaan istrinya sekarang, sekarang istrinya sedang gusar, ia akan mencoba merayu istrinya.

Ibu lalu tanya apa ibu Chan Woo ada dirumah, ia ingin menemuinya,
 Ibu Chan Woo berusaha menelpon anaknya Chan Woo tapi tidak aktif, ia terlihat kesal. sedangkan ibu ia sedang berjalan menuju rumah ibu Chan Woo, tapi mereka bertemu dijalan. Ibu Chan Woo yang melihat ibu langusng cemberut, seperti melihat musuh bebuyutan.
 Ibu mendekati ibu Chan Woo, ia mengajak ibu Chan Woo berbicara, tapi ibu Chan Woo yang seperti anak kecil bilang kalau ia tidak ingin bicara pada ibu. Ibu Chan Woo bilang kalau ibu tidak mengerti bagaimana perasaannya, ibu bilang kalau ia mengerti tapi... Ibu Chan Woo langusng memeotongnya, ia bilang kalau ibu tidak mengerti perasaannya.

"Chan Woo adalah anak kesayanganku tapi dia tergoda oleh rayuan Yoo Shin dan kau tau apa yang telah ia perbuat kepadaku?"
Ibu kaget dengan ucapan ibu Chan wOO, 
"Bagaimana kau bisa mengatakan hal itu?"
"tergoda rayuan?"
"Ya, betul. aku sudah melihat Yoo Shin mengoda banyak laki-laki"
Ibu tambah kaget mendengar ucapan ibu Chan Woo, ia berteriak.
"apa katamu?"
"suruh dia mengembalikan anakku,"

"Gil ja ya....."
ibu Chan Woo mengatakan dengan sinisnya,
"suruh ia mengembalikan anakku"
"aku tak menyukai anakmu, biarpun diberi uang berapapun,aku tak akan menerimanya"

Ibu yang mungkin merasa tersingung dengan ucapan Ibu Chan Woo marah,
"aku juga, aku juga tak menyukai anakmu"

Ibu Chan Woo seakan tidak percaya dengan apa yang ia dengar,
"apa?"

"sebagus itukah dia?, kau selalu membanggakannya? aku tak ingin anakku memiliki mertua sepertimu"

"apa katamu?"

"anakku juga adalah anak kesayangan, apa kesalahannya sehingga diperlakukan seperti itu?"
"dan lagi mengapa kau melakukan hal ini padaku? mengapa kau begini padaku? HAH?"

"apa salahku?"

"kita sudah bersahabat selama bertahun tahun, biarpun kau merendahkan ku? tapi bagaimana kau bisa menyakiti anakku dihadapanku?"
"mengapa kau menarik baju anakku dihadapanku?"

"karna ia pantas mendapatkannya"

ibu berteriak,
"apa katamu?"
"apakah anakku telah menipu anakmu?"
"apa kesalahannya?, mereka itu saling menyukai"
Sementara ibu dan ibu Chan Woo bertengkar para tetangga mereka sudah berkasak kusuk melihat hal itu.

Ibu Chan Woo yang mendengar perkataan ibu menepuk nepuk dadanya,
"ya tuhan, Hey"
"kau tau apa arti anakku untukku?"
"kau tau setinggi apa harapanku padanya?"
"Joeng Ae, dia segalanya untukku"

"jadi putri direktur boleh dan putriku tidak?"
"begitu?"
"mengapa kau merendahkanku?"

"apa?"
"apa salahku?"
"kapan aku merendahkanmu?"
"Hey, tak ada orang lain yang memperhatikanmu selain aku"
 "siapa lagi yang memperhatikan dirimu setelah suami mu meninggal?"
"adakah yang memperhatikanmu ketika terjadi insiden Soon Shin dan Hye Shin?"
"Beginilah kehidupanmu, mengapa kau menyalahkanku?, mengapa kau begitu rendah diri?"
"apa?"

Ibu Chan Woo terlihat menyadari kalau ia mengatakan sesuatu yang salah,
"tidak, maksudku........"

Ibu terlihat sanagt sedih dengan ucapan ibu Chan Woo,
"baiklah....baiklah...."
"terima kasih karna telah memberikan perhatian padaku,"

"hey......."

"tidak, cukup sampai dsini"
"dan jangan khawatir, aku tidak akan membiarkan putramu menikahi putriku"
"JANGAN KUATIR"
 Setelah mengatakan hal itu ibu meninggalkan ibu Chan Woo disana sendirian, ibu terihat sanagt terluka dengan kata-kata ibu Chan Woo,sahabatnya sendri.
 Ibu pulang dengan sedih, lalu Soon Shin datang, ia tanya dengan ibuny apa terjadi sesuatu?, Ibu menjawab kalau tidak terjadi apa-apa.  Soon Shin lalu bertanya dengan takut-takut, apa ibunya sudah melihat wawancaranya waktu itu dengan guru Song?,
Ibu hanya menjawab, oh....... Soon Shin lalu langsung bereaksi, ia bilang kalau itu hanya kesalapahaman, ketika ia wawancara waktu itu, ia ingin meluruskan tentang rumor keluarganya tapi ia tidak tau mengapa semua yang ia katakan tentang hal itu tidak di masukkan, mereka malah memasukkan hal-hal lainnya, Soon Shin berharap kalau ibunya tidak salahpaham padanya.
 Ibu hanya menatap Soon Shin, ia lalu bilang kalau ia tidak apa-apa, Soon Shin tidak perlu khawatir. Soon Shin lalu bilang lagi kalau ibunya pasti sangat sedih, Ibu lalu bilang kalau ia tidak sedih jadi janagn kuatir,
Soon Shin lalu bilang dengan nada pelan,
"kenapa? kenapa kau tidak sedh? karna aku bukan anakmu?"
mendengar hal itu ibu marah, ia bilang ke Soon Shi,
"Soon Shin ah.... mengapa kau seperti ini?"
"mengapa kau mengkhawatirkan perasaanku, hah?"
"janagan lakukan itu, aku bilang aku tidak apa-apa"
"apa aku menyuruhmu ke ibu kandungmu karna ingin menjaga perasaanku?"
"begitukah menurutmu?"
"aku hanya ingin kau bahagia"
"itu saja, jangan khawatir, aku baik baik saja"
"kalau kau dibeikan pakaian baru, jangan menyembunyikannya dariku, ceritakan saja padaku"
"aku akan sedih jika kau menyembunyikan apa-apa dariku"

"ibu........"

 telpon Soon Shin berbunyi dan itu dari guru Song, ibu yang melihat hal itu,menyuruh Soon Shin untuk mengangkat telponnya lalu ia pergi dari sana.
Soon Shin mengangkat telpon itu, guru Song bilang kalau ia ingin membicarakan masalah audisi dengan Soon Shin.
 Sesampainya Soon Shin di tempat guru Song dan ia janjian, guru Song langsung memperkenalkan Soon Shin pada seorang pria, yang akan menjadi manager Soon Shin mulai sekarang. Pria itu memeperkenalkan dirinya sebagai, Oh Seung Woo. ia memberikan kartu nama pada Soon Shin.
 Guru Song juga lalu memberikan Soon Shin sebuah script drama yang akan ia mainkan, ia bilang kalau ia meminta sutradara mencasting Soon Shin didrama tersebut dan di dalam drama tersebut peran Soon Shin sanagt menyenangkan.
Soon Shin lalu bilang ke guru Song apa ia bisa berbicara sebentar dengan guru Song, guru Song lalu menyuruh Soon Shin untuk langsung bicara saja tapi Soon Shin bilang kalau ia ingin bicara berdua saja denan guru Song.
Mendengar hal itu calon manager baru Soon Shin mengerti, ia pamit keluar untuk menelpon seseorang.
 Soon Shin menggungkapkan keinginannya, ia bilang kalau ia ingin bekerja dengan Jun Ho, jika ia memang harus melakukan drama ini, ia ingin bekerja dengan Jun Ho. Soon Shin juga meminta guru Song untuk tidak salah paham padanya , ia hanya tidak ingin bekerja dengan karna koneksi guru Song.
guru Song yang mendengar hal itu lalu bilang bukankah Soon Shin waktu itu mengatakan kalau ia akan menuruti apapun yang ia minta, apa sekarang Soon Shin tidak mau bertanggung jawab dengan kata-katanya sendiri?, guru Song melanjutkan agar Soon Shin jangan mengatakan hal apapun, hanya turuti saja apa yang ia suruh.
Soon Shin terlihat kesal, ia lalu bilang ke guru Song, bukankah guru Song yang harus menepati janji padanya, mengapa hasil wawancara mereka kemarin, hasilnya berbeda?.
 Guru Song pulang kerumah dengan pikiran yang berkecamuk, ia memikirkan kata-kata Soon Shin padanya, guru Song hanya duduk diam di kursinya lalu ia ke kamar Soon Shin,disana ia seperti ketakutan, ia seperti takut kehilangan sesuatu dan akhirnya ia menelpon Soon Shin.
Guru Son meminta maaf pada Soon Shin karna tadi ia  berteriak pada Soon Shin, ia sadar ia salah jadi ia ingin bicara pada Soon Shin, ia meminta Soon Shin untuk kerumahnya.
 Saat Soon Shin akan keluar ia bertemu dengan Hye Shin, Hye Shin lalu tanya mau kemana Soon Shin malam malam begini. Soon Shin bilang kalau ia ingin mencari udara segar. Soon Shin lalu tanya untuk apa Hye Shin membawa apa yang sedang ia bawa.
Hye Shin bilang kalau ibu sedang demam, Soon Shin lalu tanya, apa parah? Hye Shin bilang kalau ibu hanya stress karna masalah Yoo Shin.
 Ibu tergolek lemah di kamar nya, saat Hye SHin mencompres ibu, ibu menghalanginya. ia bilang kalau ia tidak apa-apa, ia hanya butuh istirahat dan tidur, setelah itu ia pasti akan lebih baik.
Soon Shin lalu memegang dahi ibunya dan Soon Shin bilang kalau ibunya panas sekali, apa tidak sebaiknya ibunya pergi ke dkter. Ibu lalu bilang kalau ia tidak apa-apa jadi Soon Shin dn Hye Shin tidak perlu khawatir, ia menyuruh mereka untuk keluar kamarnya, ia ingin istirahat.
 Dirumah, guru Song sedang meyiapkan makanan dan minuman untuk ia dan Soon Shin. saat ia sedang menyiapkan hal tersebut Soon Shin datang. 
Guru Song mengajak Soon Shin minum anggur,
 Guru Song terlihat sanagt bahagia bisa minum dengan anaknya, ia lalu tanya pada Soon Shin, apa warna kesukaannya karna ia ingin membelikan aksesoris untuk Soon Shin.
Soon Shin tidak menjawab, guru Song lalu menyadari kalau masih ada banyak hal yang ia tidak ketahui tentang Soon Shin., ia tidak tau makanan kesukaan Soon Shin, kebiasaan Soon Shin bahkan sekolah Soon Shin.
Guru Song lalu menghibur dirinya sendiri, ia tersenyum, ia bilang kalau ia akan segera mengetahuinya
 Guru Song lalu memberikan Soon Shin sbuah script, ia bilang kalau ia tidak akan memaksa Soon Shin untuk ikut drama tersebut tapi ia berharap kalau Soon Shin bisa ikut audisinya.
Soon Shin lalu bilang,
"ummmm...."
"guru..."

mendengar hal itu guru Song lalu bilang,
"guru....guru......guru...."
"kau begitu sopan"

guru Song lalu menghibur dirinya lagi,
"baiklah tidak apa-apa, itu sudah cukup"

guru Song lalu menyuruh Soon Shin untuk membuka scriptnya dan membacanya, guru Song juga bilang kalau hal ini mengingatkan ia kembali ketika mereka belajar dulu. guru Song juga bilang kalau dari pertama ia melihat Soon Shin ia begitu tertarik pada Soon Shin, ada daya tarik aneh ketika ia melihat Soon Shin. apa itu karna Soon Shin putrinya?
 Soon Shin hanya diam saja, lalu guru Song memperlihatkan gambar-gambar ketika ia ada di berbagai film dan drama. ia bilang kalau selama ini ia sudah banyak tampil di berbagai film dan drama, dan itu hanya dilakukan oleh nya seorang diri yang tidak mempunyai apa-apa. waktu itu ia hanya punya hasrat dan keinginan.
 Guru Song lalu bilang ke Soon Shin kalau Soon Shin sama sepertinya, Soon Shin ingin melakukannya sendiri tanpa bantuan orang lain.
guru Song lalu tertawa, ia bilang kalau Soon Shin memang benar-benar putrinya, Soon Shin pantas menjadi putrinya, ia bangga pada Soon Shin.
Soon Shin hanya diam saja, sedangkan guru Song mengajak Soon Shin untuk minum lagi, lalu Soon Shin bilang kalau ia harus pulang.
Guru Song yang tadinya tmapak gembira, terlihat kecewa, ia bilang kenapa?, Soon Shin lalu bilang kalau ibunya sedang sakit. Soon Shin bilang kalau ia akan membaca scriptnya dirumah.
 Soon Shin berdiri, guru Song lalu bilang
"ibu...ibu......ibu................"
"tak bisakah kau berhenti mengatakan hal itu?"
....................................
Gru Song melihat kearah Soon Shin,
"bisakah?, sekali ini saja...."
"bisakah kau panggil aku ibu?"
Soon Shin terdiam ia lalu berjalan keluar,
 Guru Song lalu menyruh Soon Shin berhenti, tapi Soon Shin terus berjalan, gru Song lalu menyuruh Soon  Shin berhenti lagi, Soon Shin berhenti.

guru Song lalu ikut berdiri dan bilang,
"kau, tidak ada hubungan apapun dengan keluarga itu"
"kau tak ada kaitannya dengan keluarga itu"
"kau bukan putri ayahmu"

Soon Shin terkejut, ia menoleh ke arah guru Song.
 Guru Song ikut menoleh,
"apa kau tidak mengerti?"

"kau bukan putri Lee Chang Hoon"
"jadi kau tak perlu kerumah itu lagi"

Related Posts by Categories

0 komentar: