Sinopsis The Best Lee Soon Shin Episode 28

Posted: Rabu, 21 Agustus 2013 by khyunkhyun in Label:
0
The Best Lee Soon Shin
Saat guru Song bilang kalau ia akan membawa Soon Shin, ibu bilang,
"apa? membawa? siapa?"

Guru Song lalu menjawab kalau ia akan membawa Soon Shin, ia ingin hidup bersama dengan Soon Shin. Mendengar hal itu ibu langsung berteriak, ia bilang bicara apa guru Song ini.

Guru Song lalu bilang kalau semua orang sekarang sudah tau dan lagi hidup ibu sudah susah. jadi ia sebagai ibunya ingin melakukan segalanya yang belum pernah dilakukannya sebagai seorang ibu.

Ibu lalu bilang kalau guru Song sudah membuang Soon Shin jadi mengapa ia ingin mengambilnya kembali?, Guru Song tidak setuju dengan kata-kata ibu, ia bilang membuangnya? Chang Hoon yang mengambil Soon SHin dari nya dan ia tidak menyangka jika Chang Hoon akan membesarkannya. lalu guru Song tanya, apa ibu tau apa itu moralitas hubungan keluarga? waktu ia pertama kali bertemu dan mengajarinya, secara aneh ia tertarik dengan Soon Shin, ia juga merasa kalau Soon SHin berbakat jadi ia ingin membawa Soon Shin dan mengembangkan bakatnya.

Mendengar hal itu ibu tertawa ia lalu bilang lalu mengapa guru SOng pernah mati-matian menghentikan karir Soon SHin. Guru Song tersenyum lalu ia bilang kalau waktu itu ia harus menghetikannya, ia juga bilang kalau waktu itu ia tau kalau Soon Shin adalah anaknya maka ia tidak akan melakukan hal itu.

Guru Song lalu bilang lagi kalau sebenarnya ibu lah yang menghentikan cita-cita Soon Shin menjadi artis, waktu itu ibu begitu menetang Soon SHin menjadi artis, mengapa ibu melakukannya? apa ibu tau bagaimana frustasinya Soon Shin ketika itu?.

Mendengar hal itu ibu terdiam ia tidak bisa berkata apa-apa. lalu guru Song bilang lagi kalau Soon Shin sanagt ingin berakting dan ia yang paling tau keinginan Soon Shin tersebut, mungkin perasaan dirinya dan Soon SHin sama jadi ia akan membawanya dan menjadikan Soon Shin artis.

Ia akan mendukung Soon Shin sekuat tenaganya, Guru Song juga bilang kalau ia hanya ingin menjadi ibu yang baik, apa itu salah?.
Sementara itu ketika Yoo Shin akan pulang kerumahnya ia dikejutkan dengan adanya manager Hwang di depan rumahnya.
Saat masuk Yoo Shin melihat Hye Shin yang tampak begitu cemas, ia lalu tanya apa ada tamu?. Hye Shin lalu menjawab iya, Song Mi Ryung.
Mendengar hal itu Yoo Shin kaget.
Sementara itu di dapur Guru Song dan ibu hanya saling lirik-lirikan, ibu juga terus melihat kearah amplop yang diberikan guru Song sambil sesekali meihat ke arah guru Song. 
Melhat hal itu guru Song tersenyum lalu ia bilang, kalau isi amplop itu tidak banyak tapi cukup untuk menghidupi keluarga ibu untuk beberapa bulan, guru Song juga bilang ke ibu kalau uang itu anggap saja sebagai penggantian biaya setelah ibu membesarkan Soon Shin selama ini.
Mendengar hal itu ibu langsung memegang amplop tu lalu mengesernya ke arah depan guru Song, ibu meminta guru Song untuk mengambil uang itu kembali. Tapi guru Song lalu menyodorkannya kembali kearah ibu dan bilang kalau ibu hanya perlu mengambilnya aja dan tak perlu sungkan. 
Tapi ibu tetap tidak mau hingga terjadi lah sodor menyodor amplop (? bener nggak si kata-katanya) dan pada saat itu Yoo Shin masuk ke dapur dan melihat hal itu.
Yoo Shin langsung menghampiri ibu dan guru SOng, ia tanya ke guru Song apa yang sedang dilakukan guru Song sekarang, ketika Yoo Shin melihat amplop itu Yoo Shin tanya apa ini. Ibu berusaha mencegah Yoo Shin untuk tidak ikut campur tapi Yoo Shin tetap saja, Yoo Shin lalu tersenyum dan mengambil amplop uang itu.
Yoo Shin lalu tanya berapa banyak uang ini? lalu ia membukanya, guru Song yang melihat hal itu hanya melihat ke arah Yoo Shin. Yoo Shin masih dengan tersenyum bilang apa ini semacam ganti rugi?, mendengar hal itu guru Song seakan tidak enak hati.
Yoo Shin lalu melempar amplop itu kemeja, ia lalu bilang ke guru Song, apa guru Song bercanda? apa guru Song pikir uang ini cukup untuk ganti rugi? kau pikir hanya sebesar ini biaya ibunya membesarkan Soon Shin?.
Mendengar hal itu ibu berteriak memanggil Yoo Shin supaya ia menghentikan omgongannya lalu dari arah belakang Hye Sin juga mencoba menghentikan adiknya ini. Tapi respon yang diberikan guru Song malah membuat Yo0 Shin semakin marah, guru Song bilang ini cukup?.
Yoo Shin langsung menyahutnya ia bilang kalau itu tentu saja tidak cukup, ibu yang mendengar respon dari guru Song juga terihat kaget.
Yoo Shin lalu meneruskan perkataannya, ia bilang kalau uang ini tidak cukup sama sekali seharusnya guru Song itu memberikan lebih dari ini ratusan kali lebih banyak. Mendengar hal itu guru Song tertawa seakan tidak percaya lalu ibu bilang ke guru Song untuk segera pulang.
karna guru Song tidak mau beranjak dari tempat duduknya karna masih kaget dengan perkataan Yoo Shin, ibu lalu berdiri dan mengambil amplop itu dan mengembalikannya pada guru Song, ibu lalu bilang kalau mereka tidak memerlukan uang itu jadi ambil saja, ibu juga bilang kalau anggap saja guru Song tidak pernah datang kesini hari ini.
lalu ibu berteriak,
"Soon Shin ni.. adalah anakku, jangan berlagak seperti ibunya sekarang, kau tak pantas"
Mendengar hal itu guru Song tidak terima ia lalu juga berdiri sejajar dengan ibu dan bilang sambil berteriak,
"permisi.."
tapi segera di sela ibu, ibu bilang,
"keluar"
"KELUAR DARI SINI"
Mendegar hal itu guru Song tertawa tidak percaya.
Guru Song keluar rumah ibu dengan kesal, saat manager Hwang menanyainya pun ia tidak gubris. lalu didalam mobi manager Hwang kembali bertanya, apa kata ibu?, lalu guru Song menjawab dengan kesal nya kalau orang-orang yang ada di rumah itu orang yang sanagt sederhana, mereka tidak mengerti maksud guru Song.
Lalu manager Hwang tanya apa guru Song sudah memberikan uangnya, bukannya menjawab guru Song malah menyruh manager Hwang untuk menjalankan mobilnya.
Didalam rumah Yoo hin masih marah-marah, ia bahkan memarahi kakaknya karna membiarkan guru Song masuk kedalam rumah mereka. Hye Shin lalu membela dirinya kalau ia tidak bisa membiarkan guru Song berdiri diluar sja. 
Yoo Shin lalu lagi perempuan macam apa guru Song itu, guru Song benar-benar tidak tau malu, ia bahkan akan memebrikan ibunya uang tanpa meminta maaf, apa guru Dong itu meremehkan ibunya?
Yoo Shin lalu bilang ke ibu untuk mengembalikan Soon SHin ke ibu kandungnya saja, dan kalau ia tidak betah pasti ia akan pulang lagi. Yoo Shin juga bilang sudah berapa lama mereka mengalami hal ini?, guru Song pasti akan kesini lagi.
Nenek dan Soon SHin yang baru pulang bingung lalu nenek tanya siapa yanga akan kesini lagi?, Hye Shin llau menjawab kalau hal itu bukan apa apa. nenek tapi tetap penasaran ia tanya ke ibu siapa yang datang?.
lalu nenek menebak apa guru Song tadi kesini?, ibu yang sedari tadi diam lalu bilang kalau tidak ada yang datang lalu ia menuju kamarnya. dan Soon Shin yang sedari tadi diam sekan tau siapa yang datang.
Soon Shin mengikuti Yoo Shin masuk kekamar lalu ia tanya ke Yoo Shin, apa yang datang tadi adalah guru Song? Yoo Shin yang mendengar hal itu diam saja.
Lalu Soon SHin bilang lagi apa yang dikatakan guru Song tadi?, Yoo Shin lalu menjawab tanya kan saja pada ibu kandung Soon Shin sendiri. Yoo Shin lalu bilang lagi kalau guru Song tadi bilamg kalau ia ingin mengambil Soon Shin dan membesarkannya.
Soon Shin terkejut, apa?
Dikamar ibu sedang melamun saat nenek masuk dan menanyakan kalau yang datang tadi pasti guru Song kan. Nenek lalu bilang apa yang dikataknnya tadi?, ibu lalu bilang kalau guru Song datang kesini untuk meminta maaf komperensi pers yang diadakannya dan para wartawan yang terus datang kesini.

Mendengar hal itu nenek tidak percaya ia bilang ke ibu kalau ibu bohong, nenek juga bilang kalu guru Song tidak mungkin melakukan hal itu.

Nenek lalu bilang kalau dilihat dari wajah ibu ynag begitu murung, pasti sudah tjadi sesuatu jadi ibu harus mengataknnya padanya. Ibu teteap diam.

Lalu nenek bilang apa guru Song akan mengambil Soon SHin kembali? mendengar hal itu ibu hanya melihat ke arah nenek, dan nenek walaupun tak mendapat jawaban dari ibu ia seakan tau dari reaksi ibu. nenek lalu bilang kalau guru Song itu perempuan jahat.

Nenek juga bilang kalau ibu harus menguatkan mentalnya, guru Song memeang benar-benar tidak tau malu. jika ia mempunyai kemauan pasti ia akan melakukan apa saja, jadi nenek memeperingatkan ibu untuk jangan sampai guru Song mengambil Soon Shin kembali.

Ibu lalu bilang ke nenek untuk jangan khawatir karna ia pun tak ingin guru Song mengambil Soon Shin.
Di restaurant ibu sepertinya certia dengan ibu Chan Woo kalau guru Song baru saja datang kerumahnya dan akan memberikannya uang. Ibu Chan Woo lalu bilang berapa banyak yang diberikannya?.
Ibu dengan santai nya bilang kalau itu tidak penting karna ia sudah mengembalikannya. Ibu Chan Woo lalu bilang menga-a dikembalikan seharusnya ibu menerimanya, Mendegar hal itu ibu hanya menoleh kearah ibu Chan Woo lalu melanjutkan pekerjaannya.
Ibu Chan Woo lalu bilang lagi kalau seharusnya ibu mengambil uangnya saja, karna ibu masih perlu uang untuk membiayai pernikahan Yoo Shin dan membayar hutang Soon Shin. lalu ibu Chan Woo berteriak kalau ibu seharusnya mengambil uangnya saja , walaupun uang itu haram(duh? segitunya).
Ibu lalu marah, ia bilang menagpa ia harus mengambil uang itu,apa selama ini ia mengasuh Soon SHin? apa selama ini ia mengasuh Soon SHin hanya demi uang?.
Ibu Chan Woo lalu membela dirinya ia bilang kalau ibu jangan marah, bukan itu maksudnya. Ibu Chan Woo lalu bilang lagi kalau sebenaranya guru Song memang ibu kandung Soon Shin, jadi jangan abaikan hubungan darah, karna suatu saat mereka pasti akan bertemu.
Soon Shin pasti akan menemui ibu kandungnya, ibu kandungnya bukan orang sembarangan tapi Song Mi Ryung, terang ibu Chan Woo. Setelah Soon SHin melakukan hal itu apa yang akan dilakukan ibu?, seharusnya ibu mengambil uang itu.
Ibu marah ia bilang apa ibu Chan Woo bercanda? dan apa ibu Chan Woo benar-benar temannya?. Ibu Chan Woo kaget tapi ia lalu bilang apa ibu sakit hati? ia hanya ingin mengatakan hal yang sebenarnya. Ibu Chan Woo lalu bilang kalau ia mengatakan hal ini untuk kebaikan ibu sendiri jadi jangan marah ya?
Mendengar hal itu ibu hanya diam, matanya terlihat sedih.
Sementara itu guru SOng sedang sibuk melihat ruangan baru dirumahnya, lalu Yeon A masuk keruangan itu ia melihat dengan aneh. 
Yeon A lalu tanya apa perabotan di kamar tamu ini sudah dikeluarkan semua?, apa guru Song akan mendekorasi ulang kamar tamu ini?
Guru Song menjawabnya dengan tersenyum bahagia, ia bilang kalau ruangan ini akan menjadi kamar Soon SHin, ia sudah merencanakan hal ini.
Mendengar hal itu Yeon A kaget, ia tanya kamar Soon Shin? apa Soon Shin akan tinggal bersama dengan ibunya?.
Guru Song menjawab dengan gembira, ia bilang iya. Mendengar hal itu Yeon A tambah kaget, sedangkan Guru Song sibuk dengan pikirannya sendiri, ia bilang apakah perabotan dari kayu akan lebih baik daripada perabotan antik?
Guru Song lalu tanya ke Yeon A kalau ia perlu saran dari Yeon A. guru Song lalu bilang kalau ia sulit untuk menetukan wrna dan gaya ruangan ini.
Yeon A yang tadinya kaget lalu tertawa kikuk, ia bilang kalau perabotan antik akan cocok dengan gaya rumah guru Song.
Guru Song yang tadinya meminta saran dari Yeon A bukannya menerima saran dari Yeon A, ia malah bilang kalau Soon SHin tidak akan menyukai hal itu, dia lebih suka hal hal yang alami.
Yeon A yang mendengar nya kesal, karna sarannya tidak digubris(lebih baik nggak usah nanya tohhh)
Soon Shin termenung dikamarnya, ia mengingat kembali perkataan Yoo Shin yang mengatakan kalau guru Song akan mengambilnya. lalu Soon Shin mengambil handphonenya, ia seperti ingin menelpon seseorang.
Sedangkan guru Song sedang menerima terlpon dari kayaknya dari orang yang akan mendekorasi runagan Soon SHin, sementara itu di belakangnya Yeon A mengikuti.
Setelah Guru Song selesai menerima telpon, Yeon A langsung menyodorkan sebuah majalah, Yeon A bilang ke guru Song kalau artikel tentang mereka berdua sudah keluar, ia juga bilang kalau foto mereka berdua sanagt bagus.
Dan tanggapan guru Song mengecewakan Yeon A, ia hanya bilang benarkah? sambil masih memegang handphonenya tanpa melihat ke arah Yeon A.
Yeon A kecewa tapi Guru Song tidak peduli, ia malah dengan girngnya bilang ke Yeon A, apa Yeon A mau menenmaninya melihat-lihat dekor interior akhir pekan ini? dan guru Song juga bilang kalau selera Yeon A pasti lbih bagus dari pada dirinya.
Mendengar hal itu, Yeon A yang sedari tadi sudah memegang majalah dan sudah membukanya perlahan menutup majalah itu,
 lalu tiba -tiba Soon Shin menelpon, guru Song sanagt kaget tapi juga senang. ia mengangkatnya dengan sanagt hati-hati.
"Soon Shin ah...."

Soon SHin dengan nada datar dan wajah marah bilang,
"aku dengar hari ini kau kerumah ku"

"ya benar"

"bisakah kita bertemu"
guru Song dengan antusias bilang
"Ya, harus, banayak yang ingin aku katakan padamu"

Yeon A yang mendengar nya terlihat kesal, ia seperti diacuhkan,
Soon Shin keluar dari rumahnya, saat ia sedang berjalan ia dihampiri oleh manager Hwang. Soon SHin kaget, ia tanya apa yang sedang dilakukan manager Hwang disini. Sementara itu ibu muncul dan ia keget ketika melihat Soon SHin bersama manager Hwang.
Manager Hwang bilag kalau guru Song memintanya untuk menjemput Soon Shin, Soon Shin kaget lalu manager Hwang bilang bukankah Soon Shin akan menemui guru Song? jadi msuklah.
Manager Hwang membukakan pintu mobil untuk Soon Shin, sedangkan ibu ia masih melihat kearah Soon Shin, Soon Shin tetap ditempatnya ia tampak ragu tapi akhirnya ia masuk juga dan ibu melihat semua itu, ada rasa kecewa terpancar di wajahnya.
Soon Shin bingung karna ia di ajak ke gedung ini(maaf nggak tau namanya), manager Hwang bilang kalau guru Song ada syuting disini dan sekarang ia sudah menunggu Soon Shn didalam.
Soon Shin masuk keruangan guru Song dan saat guru Song meihat Soon Shin guru Song minta maaf padanya karna membuat Soon Shin harus menemuinya di sini, karna ia  tiba-tiba harus syuting. guru Song juga bilang kalau pertemuan antara mereka berdua ini sanagtlah penting. lalu ia menyuruh manager Hwang untuk keluar.
Guru Song meminta Soo SHin duduk didekatnya ia lalu menanyakan kabar Soon SHn, Soon SHin dengan nada tajam bilang untuk apa guru Song kerumahnya?, apa guru Song lupa kata-katanya waktu itu?
Guru Song lalu bilang kalau Soon Shin harus mendengar kata-katanya dulu, ia ingin kesalapahaman diantara mereka berdua selesai dan mereka bisa saling bicara. Soon Shin langsung menjawab kalau tidak ada yang salah paham disini. lalu Soon Shin mulai berteriak ia meminta guru Song untuk menjauhi keluarganya karna ia tidak menginginkannya.
Soon Shin menekankan untuk jangan menganggu ibunya dan keluarganya,guru Song menjawab kapan ia mrngganggu keluarga Soon Shin?, lalu guru Song tanya apa Soon Shin tidak merasa nyaman dengan keluarganya?.
Soon Shin lalu bilang apa katamu?, guru Song lalu bilang kalau mereka tidak bisa, tidak bersama seperti ini, guru Song juga bilang kalau ia tidak bisa diam saja karna ia adalah ibu Soon Shin.
Soon Shin berteriak kalau guru Song bukanlah ibunya tapi guru Song langsung menjawab kalau apapun  yang Soon Shin aktakan ia adalah ibu Soon Shin karna itu ia tidak bisa meninggalkan Soon Shin.
Gru Song lalu bilang lagi mengapa Soon Shin mau saja diremehkan oleh keluarganya padahal sudah jelas kalau Soon Shin memilikinya,. Soon Shin lalu bilang diremehkan? apa maksud guru Song?.
Guru Song tidak bisa bingung mau mengatakan apa, lalu ia bilang tidak ada, ia minta maaf, ia sudah berlebihan.
Soon Shin lalu bilang ke guru Song untuk berjanji tidak akan menemui ibunya lagi. Guru Song lalu bilang apa Soon Shin tidak bisa membuka hatinya untuk dirinya walaupun sedikit? bisakah Soon Shin memberinya kesempatan?.
Soon Shin terdiam lalu guru Song bilang apa Soon Shin mau pergi ke studio bersamanya? Soon Shin menjawab dengan tegas kalau ia tidak mau. Guru Song lalu bilang lagi kaau ia sanagt tau kalau Soon SHin sebenarnya sanagt ingin kembali berakting, ia juga bilang kalau ia akan mendukung Soon Shin, ia bisa melakukannya.
Mendegar hal itu hati Soon Shin seakan goyah lalu dengan tidak menatap mata guru Song Soon Shin bilang kalau ia sduah tidak tertarik lagi lalu Soon Shin keluar dari ruangan itu.
Diluar saar guru Song sedang membujuk Soon SHin, ada mungkin salah seorang staf yang melihat guru Song jadi ia lalu menghampiri guru Song.
Saat ia melihat Soon Shin, staf itu lalu tanya ke guru Song apa ini putri guru Song?, mendegar hal itu Soon Shn langsung menoleh kearah guru Song sementara guru Song tidak langsung menjawab ia tampak bingung tapi lalu ia dengan tersenyum bilang kalau Soon Shin memang putrinya.
Mendengar hal itu Soon Shin terkejut, staf itu lalu bilang kalau Soon Shin dan guru Song tampak serasi. lalu staf atau reporter itu meminta wawancara dengan Soon Shin dan guru Song.
Soon SHin kaget ia kembali melihat ke arah guru Song seakan ingin bilang jangan, lalu tanpa menunggu jawaban dari guru Song reporter itu mengajak teman-temannya untuk menghampirinya.
Reporter itu memperkenalkan kepada teman-temannya kalau yang ada dihadapan mereka ini adalah guru Song dan putrinya. reporter itu lalu bilang lagi untuk mengijinkannya mewawancarai guru Song dan putrinya, guru Song bingung mau jawab apa lalu guru Song bilang kalu putrinya belum siap untuk melakukan hal ini. 
Lalu tanpa diduga Soon Shin berbalik pergi tapi tangan nya segera di pegang oleh guru SOng, ia meminta Soon Shin untuk menunggunya, guru Song meminta Soon Shin untuk memahami perasaannya.
Manager Hwang berbicara pada reporter itu kalau hal ini penting buatnya(nggak tau tapi maksudnya ini siapa) jadi tolong jangan terlalu memaksa. Reporter itu lalu bilang kalau manager Hwang tidak perlu khwatir.
Dan saat reporter itu memasuki ruangan guru Song ternyata disana semua nya sudah siap lalu reporter itu meminta Soon Shin untuk tidak gugup lalu Syutingpun dimulai.
Pembawa acara itu memulai wawancara mereka, ia bilang kalau ia sedang bersama guru Song dan putrinya, lalu pembawa acara itu tanya siapa nama Soon SHin, dan Soon Shin yang mendengar hal itu hanya diam menunduk.
Guru Song lalu mengambil alih, ia memegang tangan Soon Shin dan bilang kalau namanya adalah Lee Soon Shin. Mendengar nama Lee Soon Shin pembawa acara itu sedikit kaget lalu ia bilang kalau nama itu sanagt hebat.
 Kayaknya setelah wawancara itu selesai Soon Shin langsung pergi dari sana, ia berjalan dengan cepat dan akhirnya duduk dengan nafas yang ngos-ngosan. dan Guru Song mengejarnya dibelakang bersama manager Hwang.
Guru Song lalu menghampiri Soon SHin, ia tanya apa Soon Shin marah padanya? sanagt marah padanya? lalu guru Song mulai menyalahkan orang-orang tadi dan bilang ada apa dengan orang-oang itu, mengapa mereka bersikap seperti itu.
Soon Shin tidak terlalu mengubris perkataan guru Song, ia hanya bilang untuk tidak menyiarkan wawancara itu, TIDAK BOLEH DISIARKAN, ia membencinya.
Guru Song seakan menegerti ia bilang kalau ia akan membicarakannya dengan producer. Soon Shin langsung menoleh kearah guru Song, Soon Shin bilang kalau guru Song harus berjanji.
Guru Song seakan terpaksa ia lalu bilang kalau ia berjanji dan meminta Soon Shin untuk tenang. lalu guru Song menoleh kearah manager Hwang, ia bilang ke managaer Hwang untuk memanggil produsernya dan memintanya untuk tidak menyiarkannya.
Manager Hwang bilang iya, lalu guru Song juga meminta manager Hwang untuk mengantar Soon Shin pulang.
Guru Song lalu menoleh kearah Soon Shin lagi ia bilang kalau hari ini sepertinya mereka tidak bisa bicara jadi lain kali saja. lalu Soon Shin bilang kalau itu tidak perlu dan ia bisa pulang sendiri.
Lalu Soon Shin pergi meninggalkan guru Song,
Saat guru Song dan manager Hwng berjalan, manager Hwang bertanya apa memang perlu mereka membatalkan siarannya?, guru Song hanya diam saja lalu bilang kalau itu tidak perlu dilakukan, biarkan itu disiarkan. 
Tapi manaager Hwang bilang kalau tadi Soon Shin tampak sanagt kesal, Guru Song berhenti berjalan lalu menghadap kearah manager Hwang ia bilang kalau itu karna Soon Shin berhati lembut, dia takut jika keluarganya akan menyaksikannya tapi bila dia sudah menyaksikannya sendiri maka ia akan berubah pikiran.
Guru Song lalu tersenyum dan melanjutkan kata-katnaya kalau Soon Shin akan kembali padanya begitu mengetahui ibu kandungnya adalah orang terkenal.
Saat sedang berjalan pulang kerumah ibu kembali teringat, ketika Soon Shin naik ke mobil guru Song. Lalu dari arah belakang Soon Shin muncul ia memanggil ibunya.
Lalu Soon SHin menagambil barang bawaan ibunya, ia ingin membantu ibunya tapi ibu bilang biar ia saja.
iBu lalu tanya dari mana saja Soon Shin, Soon Shin kaget mendengar pertanyaan ibunya lalu ia bilang kalau ia baru dari stasiun tv. Ibu lalu tanya stasiun tv?
Soon Shin terdiam ia seperti tidak mau berbohong atau mengatakan yang sebenarnya pada ibu nya tapi lalu ia bilang kalau ia kesana karna ia bertemu dengan Chan Mi.
Chan Mi mentraktirnya karna waktu itu ia membantu pekerjaan Chan Mi. Mendengar hal itu ibu hnay diam saja, lalu Soon Shin mengambil barang bawaan ibunya.
Soon Shin juga tanya apa bekerja direstaurant ibu Chan Woo sulit? Ibu menjawab kalau itu tidak sulit karna mereka bekerja bersama-sama dan mereka juga sering mengobrol.
Mendengar hal itu Soon Shin tersenyum ia lalu bilang kalau ia lapar.
Saat Soon Shin dan yang lainnya sedang sarapan, nenek tampak begitu memperhatikan Soon Shin. nenek menyodorkan lauk pauk ke Soon Shin. Soon Shin yang menerima hal itu bilang ke nenek kalau itu tidak perlu tapi nenek tetap memaksa, ia tetap menyodorkan makanan itu pada Soon SHin.
Yoo Shin yang melihat keduanya tampak tidak suka, dan ibu tau hal itu. Soon Shin lalu cerita kalau ia akan interview hari ini, ia kemarin mendapat telpon. Hye Shin lalu bilang perusahaan apa?.
Soon SHin bilang kalau itu perusahaan import kecil, ibu lalu tanya apa yang akan dilakukan Soon Shin disana?.
Soon Shin lalu bilang kalau ia akan mengkopi dokumen-dokumen dan membuat teh atau kopi, seperti asisten dan bayarannya juga bagus.
Mendengar hal itu, ibu lalu bilang mengapa Soon Shin begitu terburu-buru?, Soon Shin harus memikirkannya lagi.
Soon Shin lalu bilang kalau ia tidak bisa memikirkannya lagi, pokoknya hari ini ia akan memakai pakaian yang cantik dan berdandan dan ia akan mendapatkan pekerjaan itu. Mendengar Soon SHin yang begitu percaya diri, ibu tidak bisa berkata apa-apa lagi.
Sementara itu di toko kue, Jin Wook sedang belajar bahasa inggris bersama temannya. Jin Wook berusaha mengingat kata Charming tapi ia begitu sulit untuk mengingatnya. Sampai teman Jin Wook menyerah untuk mengajari Jin Wook. Temannya bilang ke Jin Wook untuk Jin Wook belajar sendiri saja.
Jin Wook lalu bilang kalau ia tidak bisa jika belajar sendiri, lalu temannya memberi saran agar ia bisa menjitak kening Jin Wook jika Jin Wook menjawab dengan salah. Jin Wook lalu bilang "menjitak kepalaku?"
lalu Jin Wook berteriak dan bilang apa temannya berusaha untuk menjitak keningnya?, Mnedengar teriakan Jin Wook temannya ciut ia mundur.
lalu ia memberanikan diri bilang kalau ia menjitak kening JIn Wook, pasti Jin Wook merasa tersinggung kan?, nah itu adalah pointnya, jadi jika ia menjitak kening Jin Wook maka Jin Wook akan tersinggung dan berusaha untuk belajar lebih keras lagi untuk menjawab dengan benar.
Mendengar penjelasan temannya Jin Wook tampak berfikir lalu ia bilang untuk mencobanya.
Dan kayaknya itu sulit untuk Jin Wook karna keningnya, sekarang sudah memerah dan sekarang ia harus menerima jitakan itu lagi. Jin Wook terlihat kesal karna temannya selalu berhasil menjitak kepalanya, ia menahan amarahnya sementara temannya tertawa tanpa suara.
lalu mereka memulai kata baru lagi tapi tetap saja ternyata Jin Wook tidak bisa dan akhirnya ia besiap untuk mendapat jitakan lagi. tapi kali ini ia tidak membiarkan temannya menjitaknya lagi, ia malah memukul kepala temannya dan berkata sambil berteriak kalau ia hanya kuliah di korea bukan di amerika jadi untuk apa ia belajar bahasa inggris.
Temannya hanya mendengarkan Jin Wook tapi lalu ia berusaha memberitahu Jin Wook kalau mereka sedang ada pelanggan penting tapi Jin Wook tidak mengindahkan.
Tapi temannya Jin Wook terus memberi kode kalau ada "pelanggan penting" dan saat Jin Wook melihat ke belakang suaranya yang tadi begitu keras dan nyaring langsung menghilang di ganti dengan kekagetannya.
Jin Wook lalu menyapa Hye Shin, dan Hye Shin pun membalas sapaan Jin Wook lalu Hye Shin melihat kearah kening Jin Wook. JiN Wook lalu segera menutupi keningnya dan ia berusaha untuk menjelaskannya dengan Hye Shin tapi segera di potong  oleh temannya, yang bilang kalau Jin Wook tidak bisa mengingat hafalan bahasa inggrisnya jadi ia kena jitak, setelah mengatakan hal itu teman Jin Wook langsung lari karna pastinya ia akan mendapat omelan dari Jin Wook.
Mendengar penjelasan teman Jin Wook Hye Shin pun tertawa. lalu Hye Shin mulai mengambil kue yang akan di belinya, dan di belakangnya Jin Wook mengikutinya sambil mengambil beberapa kue juga. lalu Jin Wook memberikan kue yang ia ambil untuk Hye Shin, Jin Wook bilang kalau kue itu ia berikan pada Hye Shin untuk Hye Shin makan ketika ia menterjemahkan bahasa inggris ketika malam.
Hye Shin yang menerima hal itu bilang terima kasih pada Jin Wook sambil tersenyum. Jin Wook lalu bilang kalau Hye Shin ingin berterima kasih, bisakah Hye Shin mengajarinya bahasa inggris?(duh ternyata ada maunya).
Mendengar hal tiu Hye Shin kaget lalu Jin Wook bilang kalau mempelajari sesuatu di usia sepertinya sangat sulit, lalu Jin Wook berbicara tegas pad Hye Shin, ia bilang kalau Hye Shin punya waktu senggang, Jin Wook minta tolong ke Hye Shin untuk bisa mengajarinya. dan ia akan membayar Hye Shin sebagai gurunya.
Hye Shin lalu bilang kalau Jin Wook tidak perlu membayarnya, ia akan mengajari Jin Wook. Mendengar hal itu Jin Wook terlihat bersemangat, sangking bersemangatnya ia meminta Hye Shin untuk besok segera mengajarinya.
Hye Shin lalu menyetujuinya, mendengar hal itu JIN Wook langsung mengambil banyak kue dan memberikannya pada Hye Shin.
Jin Wook juga sudah mulai memanggil Hye Shin dengan sebutan guru, guru Hye Shin.
Dirumah guru Song barang-barang untuk kamar Soon Shin sudah berdatangan, dan disana juga ada guru Song yang sedang menelpon produser, guru Song bertanya tentang interview yang ia dan Soon Shin lakukan, ia tanya apa interview ia dan putrinya akan tayang malam ini? ia juga meminta produser untuk mengedit gambar putrinya dan membuat putrinya tampak cantik.
Dikantornya Jun Ho tampak bingung dengan  beberapa tiket musikal didepannya. Jun Ho terus menerus memegangi handphonenya seperti ingin menghubungi seseorang tapi selalu tidak jadi. 
lalu sek. Jo masuk, ia tanya apa yang sedang dilakukan Jun ho. Jun Ho yang tidak menyangka kedatangan sek. Jo segera meletakkan handphonenya ke meja. Jun Ho lalu memegang tiket-tiket itu, ia lalu tanya apa para pemain sudah selesai mempersiapkan pentas musicalnya?
Sek. Jo lalu bilang apa Jun Ho ingin pergi menontonnya? Jun Ho bilang kalau ia tidak bisa, ia sibuk jadi sek. Jo bisa menontonnya.
Setelah mengatakn hal itu Jun Ho lalu memberikan tiket-tiket itu pada Sek. Jo, sek. Jo sangat senang tapi begitu Sek. Jo mau mengambilnya dari tangan Jun Ho. Jun Ho malah tidak melepas tiket itu dari tangannya. 
Ia malah menarik tiket itu lagi dan membuat sek. Jo cemberut.
Sek. Jo lalu bilang apa ada seseorang yang bisa pergi menontonnya dengan Jun ho?.
Bukannya menjawab Jun Ho malah bilang ke sek. Jo apa sek. Jo tidak mau keluar?. Mendengar hal itu raut wajah sek. Jo seakan mau menangis, ia lalu keluar dari ruangan Jun Ho.
Jun Ho lalu brusaha menelpon Soon Shin tapi yang di telpon tidak menjawab telponnya dan hal itu membuat Jun Ho kesal, Jun Ho bilang apa Soon Shin tidak ingin mengangkat telponnya.
Dan ternyata yang ditelpon baru saja selesai interview dan tampaknya semua yang ada diruangan itu menyukai Soon Shin.
Soon Shin sudah keluar dari ruangan itu dan ia tampak begitu tenang tapi begitu ia lumayan jauh dari sana ia segera memegang dadanya, sekarang ke gugupannya tadi terlihat sudah.
Dan saat ia mulai berjalan lagi, handphone nya berbunyi dan ternyata itu dari Young Hoon yang ingin mengajak Soon SHin untuk kencan.
Dan ternyata Jun Ho menonton dengan para stafnya, ia sekarang sedang mengobrol dengan mereka di luar gedung musical. 
Dan saat ia sedang mengobrol, ia melihat Young Hoon yang baru saja datang, Jun Ho lalu menghampirinya.
Jun Ho lalu bilang ternyata Young Hoon juga ingin menonton musical ini, Young Hoon lalu menepuk pundak Jun Ho dan bilang kalau ia menonton musical ini karna Jun Ho sudah memberikan nya tiket.
 Jun Ho lalu bilang kalau ia pikir Young Hoon tidak bisa datang karna ia sibuk direstaurant. Jun Ho mengucapkan terima kasih karna kedatangan Young Hoon.
Jun Ho juga bilang kalau Young Hoon nantinya harus mengatakannya secara jujur ketika musical ini selesai. Young Hoon lalu tertawa ia bilang, baiklah boss.
Mnedengar hal itu Jun Ho ikut tertawa, lalu Jun Ho baru menyadari kalau Young Hoon datang sendirian jadi ia bilang ke Young Hoon apa Young Hoon datang sendirian? bagaimana bisa Young Hoon belum mendapatkan pacar, seharusnya Young Hoon sudah mempunyai pacar sekarang.
Mnedengar hal itu Young Hoon hanya tersenyum lalu ia melihat kearah belakang Jun Ho dan memanggil seseorang yang ia lihat lalu tersenyum. Yang dipanggil ikut tersenyum melihat Young Hoon.
Tapi begitu Jun Ho berbalik, yang di panggil Young Hoon dan Jun Ho yang tadi nya tersenyum, mengerucutkan bibir mereka, mereka sama-sama kaget.
Dan ternyata itu adalah Soon Shin, Soon Shin yang melihat Jun Ho sedikit menunduk untuk menyapa Jun Ho lalu ia menghampiri Young Hoon dan Jun Ho.
Saat Soon Shin sudah berada di dekat Jun Ho dan Young Hoon, Jun Ho tanya ke Soon Shin dan Young Hoon, apa mereka mau menonton bersama?. Young Hoon bilang kalau mereka memang akan nonton bersama. lalu Young Hoon tersenyum di ikuti Soon Shin.
Soon Shin lalu bilang kalu semua orang sudah memasuki ruangan jadi mereka juga harus masuk, Young Hoon yang mendengar hal itu menyetujui usulan Soon Shin, lalu mereka berdua pergi ke dalam bersama meninggalkan Jun  Ho.
Didalam Young Hoon dan Soon SHin duduk bersebelahan, sedangkan Jun Ho ia terkepit oleh para stafnya dan sanagt terlihat kalau Jun Ho tidak nyaman dengan keadaan ini.
Selama teater, musical atu apalah sedang berlangsung Jun Ho tidak terlihat berkonsentrasi, ia terus melirik kearah Young Hoon dan Soon Shin yang duduk berdua. 
Dan susahnya lagi ketika Jun Ho berusaha untuk melihat ke arah Young Hoon dan Soon Shin ia terhalangi oleh staf yang ada disampingnya, yang malah bertanya bagaimana menurut Jun Ho pertunjukan ini(duh bener-bener nggak tau nie si bapak kalau Jun Ho lagi cemburu, jadi Jun Ho mata-matain Young Hoon dan Soon Shin).
Karna mendapat pertanyaan dari si bapak Jun Ho lalu kembali pada posisi duduknya semula.
Tapi ternyata itu tidak bertahan lama karna ia kembali melirik atau lebih tepatnya menengok kearah Soon Shin dan Young Hoon duduk dan sekarang ia lebih terfokus pada Soon Shin yang begitu menghayati pertunjukan tersebut.
Setelah melihat Soon Shin, JUn Ho kembali pada posisi duduknya semula ia tampak gelisah, tidak nyaman, sepertinya Jun ho tau dari tatapan Soon Shin melihat pertunjukan itu kalau Soon Shin masih tertarik dan ingin juga memainkan suatu peran.
Jun ho berusaha fokus pada pertunjukan tapi ternyata tidak bisa karna ketika ada adegan lucu dalam pertunjukan itu, ia melirik kearah Soon Shin dan Young Hoon yang ternyata sedang tertawa bersama.
Ditambah lagi dengan adegan Young Hoon membisikkan sesuatu pada Soon Shin dan membuat Soon Shin kembali tertawa.
Jun Ho terus melihatnya sampai Soon Shin menyadari kalau Jun Ho memerhatikannya dan menoleh kearah Jun Ho. Jun Ho yang mengetahui hal itu langsung pura-pura melihat kedepan.
Tapi belum sampai beberapa menit Jun Ho kembali melihat kearah Soon Shin,
Dan Jun ho melihat begitu antusias nya Soon Shin melihat pertunjukan ini. Soon Shin seakan hanyut dalam pertunjukan ini dan Jun Ho tau akan hal itu.
Di restaurant saat ibu sedang membersihkan meja dan ibu Chan Woo yang sepertinya sedang hitung menghitung, I Jeong datang.
ia langsung menghampiri ibu Chan Woo dan memberi salam, awalnya ibu Chan Woo tidak mengenali I Jeong tapi ketika I Jeong mengingatkannya ia ingat kalau I Jeong adalah anak dari direktur RS tempat anaknya bekerja.
Ibu tampak sanagt gembira lalu ibu tanya ada apa I Jeong datang kesini, I Jeong bingung lalu ia bilang kalau ia kesini ingin membeli ayam. Ibu lalu tanya ayam yang bagaimana, I Jeong bingung lagi lalu I Jeong bilang kalau ia minta satu dari setiap menu ayam yang ada disini, I Jeong pun bilang kalau ia sangat menyukai ayam.
Ibu kaget sekaligus senang, lalu ibu Soon Shin menghampiri mereka berdua dan bilang kalau ia yang akan menyiapakan ayam pesanan I Jeong jadi ibu Chan Woo dan I Jeong bisa berbicara.
Mendengar hal itu ibu Chan Woo tampak senang, ia berterima kasih pada ibu.
Di depan kantor Yoo Shin tampak Chan Woo sedang menunggu Yoo Shin tapi yang ditunggu tidak kunjung datang. 
Chan Woo lalu berusaha menelpon Yoo Shin tapi hasilnya nihil.
Yoo Shin sedang berjalan kearah rumahnya saat ia dihadang oleh Chan Woo. Yoo Shin sempat menghentikan langkahnya tapi lalu ia pura-pura tidak melihat Chan Woo.
Melihat hal itu Chan Woo langsung memegang tangan Yoo Shin, Yoo Shin langsung melepasnya dan bilang apa yang sebenarnya dilakukan oleh Chan Woo.
Mendengar hla itu Chan Woo malah bailk tanya sebenarnya apa yang sedang dilakukan Yoo Shin, Chan Woo juga bilang mengapa Yoo Shin tidak mengangkat telpon darinya?. Yoo Shin lalu bilang bukankah seharusnya Chan Woo sedang dalam perjalanan pulang,
Chan Woo lalu berteriak, ia bilang apa Yoo Shin harus seperti ini?
saat Chan Woo sedang berusaha berbicara dengan Yoo Shin, telpon Chan Woo berdering dan ternyata itu dari ibunya yang mengatakan ke Chan Woo untuk pulang cepat karna I Jeong sedang ada di restaurant mereka.
Mnedengar hal itu Chan Woo melirik kearah Yoo Shin, dan Yoo Shin ternyata bisa mendengar pembicaraan itu, jadi ketika ia mendengar kalau I Jeong ada direstaurant mereka, Yoo Shin langsung segera meninggalkan Chan Woo.
Melihat hal itu Chan Woo segera menutup telpon nya.
Ibu Chan Woo bilang ke I Jeong kalau Chan Woo menutup telpon dari nya, itu pasti karna ia sangat sibuk, jadi ibu minta I Jeong untuk menunggunya sebentar lagi sementara itu ia ingin menelpon Chan Woo lagi.
Tapi hal itu dilarang I Jeong, ia bilang kalau ibu tidak perlu melakukan hal itu dan lagi jika Chan Woo tau ia disini maka ia akan sangat marah.
Chan Woo mengejar Yoo Shin, Yoo Shin lalu bilang kalau Chan Woo seharusnya pulang karna anak direkturnya sedang menunggunya. Mendengar hal itu lalu Chan Woo bilang kalau itu hanya lah kesalapahaman.
Yoo Shin tidak mau terima, ia bilang kesalapahaman? iya benar, Chan Woo tidak menyukainya tapi I Jeong terus saja datang untuk menemuinya, dan Chan Woo tidak ingin pergi kerumahnya tapi karna ayahnya adalah direktur rumah sakit maka Chan Woo tidak bisa menolaknya dan sekarang I Jeong pergi kerestaurant ibu Chan Woo tanpa memberitahu Chan Woo tapi sekarang Chan Woo harus pulang cepat itu karna ibunya, apakah ia salah?.
Mendengar hal itu Chan Woo tidak bisa berkata apa-apa lalu Yoo Shin bilang kalau ia sudah selesai bicara jadi Chan Woo bisa pergi. 
Saat Yoo Shin akan pergi, Chan Woo berteriak ia meminta Yoo Shin unbtuk tidak keras kepala, Chan Woo juga bilang kalau Yoo Shin tau pasti kalau ia tiodak menyukai I Jeong, jadi mengapa Yoo Shin bersikap seperti ini.
Mendengar hal itu Yoo Shin berbalik dengan kesal, lalu Chan Woo bilang ke Yoo Shin untuk menghentikan semua ini dan mengatakan pada keluarga mereka. 
Yoo Shin lalu bilang mengatakan tentang apa?, bahwa kita sudah berakhir?
Chan Woo dengan nada serius bilang,
"ayo katakan tentang hubungan kita an menikahlah denganku"
mendengar hal itu Yoo Shin terkejut,
"apa?"
"aku ingin menikah dengan mu"
"menikahlah denganku"
Yoo Shin terdiam, ia seakan mencari kebenaran di mata Chan Woo atas apa yang dikatakan Chan Woo barusan.
Ibu Chan Woo mengantar I Jeong untuk pulang, I Jeong lalu bilang kalau ia berharap ia tidak menganggu ibu Chan Woo. Ibu Chan Woo lalu bilang kalau ia tidak merasa diuganggu dan ia bilang ke I Jeong untuk datang kembali ketika Chan Woo ada.
I Jeong menjawab iya, ibu. Ibu yang mendengarnya terdiam lalu ia mengulang kata-kata I Jeong, ibu?. I Jeong lalu bilang apa ia tiak boleh meamnggil seperti itu. Ibu tersenyum ia bilang kalau ia suka I Jeong memanggilnya seperti itu.
I Jeong tersenyum, ia senang ibu Chan Woo senang ia panggil seperti itu. lalu I Jeong pamit pulang. saat I Jeong sudah pergi denagn mobilnya ibu tampak sanagt senang ia bilang kalau I Jeong sanagt cantik dan baik hati. Ibu Juga bilang kalau sekarang dunia sudah berada di bawah kaki anaknya Chan Woo.
Ibu Chan Woo terus tersenyum, ia sanagt bahagia tapi kebahagiaannya terhenti ketika ia melihat Chan Woo dengan seorang wanita.
Ibu berusaha menegenali wanita itu tapi terhalang oleh rambut wanita itu sendiri. Tapi begitu wanita itu berbalik pergi meninggalkan Chan Woo, ibu bisa melihat dengan jelas siapa itu, ia terlihat shock melihatnya.
Young Hoon dan Soon Shin baru saja selesai menonton pertunjukan, Soon Shin bilang kalau hari ini Boss nya Young Hoon sudah membuatnya banyak tertawa. Mnedengar Soon Shin masih memanggilnya boss, Young Hoon protes ia bilang kalau sekarang Soon Shin tidak bekerja lagi direstaurantnya jadi bisa kah Soon Shin tidak memanggilnya "boss" lagi.
Soon Shin tersenyum, ia lalu bilang ke Young Hoon, jadi ia harus memanggi Young Hoon dengan apa?. Young Hoon lalu bilang ke Soon Shin kalau Soon Shin bisa memanggilnya dengan Young Hoon oppa atau sesuatu,
Soon Shin tertawa, Young Hoon lalu bilang kalau awalnya pasti terlihat aneh. lalu Soon Shin mencobanya "Young Hoon oppa"
Mendengar hal itu mereka tertawa bersama, lalu dari arah belakang Jun Ho datang, ia bilang apa Young Hoon dan Soon Shin sedang bercanda?.
Jun Ho lalu bilang lagi ke Young Hoon untuk makan malam dahulu, Young Hoon lalu tanya tidak kah seharusnya Jun Ho makan dengasn para stafnya?. Jun Ho lalu menjawab haruskah ia makan bersama mereka? menonton pertunjukan mereka pun itu sudah cukup, dan tentang makan malam hal itu bisa diurus oleh orang lain.
Setelah mengatakan hal itu Jun Ho melihat kearah Soon Shin, ia tanya Soon Shin mau makan apa? Soon Shin yang tadinya ceria ketika ada Jun Ho kembali menjadi cemberut ia bilang ke Jun Ho kalau ia harus segera pulang.
Jun Ho yang mendengar hal itu lalu bilang ke Soon Shin kalau Soon Shin itu pengangguran jadi mana mungkin Soon Shin sibuk.
Soon Shin menjawab kalau ia sibuk sekarang, besok ia harus interview tahap kedua.
Mendengar hal itu Jun Ho diam, Young Hoon lalu angkat bicara ia mengajak Soon Shin untuk minum teh bersama, mendengar hal itu Soon Shin tersenyum ia bilang kalau itu ide yang bagus(hahhaahhaahh, aduh aduh aduh kasian deh Jun Ho, kayaknya Soon Shin lagi menghindari Jun Ho ya?).
Mnedengar hal itu Jun Ho hanya melihat Soon Shin lalu Young Hoon bilang ke Jun Ho untuk makan malam sementara mereka pergi minum teh.
Setelah mengatakan hal itu Young Hoon dan Soon Shin pergi meninggalkan Jun Ho yang aduhhh udah kayak orang keilangan. Jun Ho hanya melihat kepergian mereka berdua.
Young Hoon dan Soon Shin sudah sampai di sebuah cafe, Soon Shin merekomendasikan minuman kacang merah, mendengar hal itu Young Hoon setuju.
lalu dari arah belakang(Jun Ho munculnya dari arah belakang mulu ya) muncul Jun Ho yang bilang kalau Young Hoon tidak bisa makan kacang merah.
Young Hoon yang melihat kedatangan Jun Ho lalu tanya apa Jun Ho tidak jadi makan malam, mendengar hal itu Jun hO lalu bilang kalau ia ingin sandwich.
Saat mereka akan duduk jun Ho berada di barisan paling belakang dan otomatis Young Hoon yang akan duduk didepan Soon Shin tapi Jun Ho tidak mau kalah, ia langsung menerobos Young Hoon dan langsung duduk di hadapan Soon Shin.
Young Hoon yang melihat hal itu hanya melihat tingkah Jun Ho, lalu telpon Young Hoon berbunyi, ia lalu menyingkir dari sana dan meminta Soon Shin untuk memakan es mereka duluan.
Saat young Hoon menelpon, Soon Shin segera melahap esnya, Soon Shin tampak begitu lahap memakannya.
sementara itu Jun Ho hanya melihat Soon Shin, lalu Jun ho tanya apa sebegitu enaknya? Soon Shin melirik kearah Jun Ho sebentar lalu ia bilang kalau ini memang benar-benar enak.
Jun Ho lalu bilang kalau Soon Shin mempunyai banyak waktu untuk menonton pertunjukan musikal tapi mengapa mengapa Soon Shin tidak mau mengangkat telponnya?.
Mendengar hal itu Soon Shin melirik kearah Jun Ho lgi, dan dengan masih memakan es nya ia bilang apa Jun Ho menelpon dirinya?
Mendengar hal itu Jun Ho terlihat kesal, ia lalu tanya ke Soon Shin apa yang Soon Shin rasakan setelah menonton pertunjukan musikal?, apa Soon Shin merasa cembura dan ingin berakting juga. Jun Ho lalu bilang kalau Soon Shin iri pada mereka semua.
Soon Shin langusng melihat kearah Jun Ho, ia bilang kalau ia tidak pernah iri pada mereka semua, tapi lalu Jun Ho bilang kalau ia tau Soon Shin iri pada mereka.
Soon Shin lalu bilang tau apa? Jun Ho bilang kalau ia tau apa yang Soon Shin rasakan, ia bisa melihat dari mata Soon Shin. Jun Ho juga bilang kalau di mata Soon Shin terbaca "aku ingin kembali berakting"
Mendengar hal itu mata Soon Shin terlihat berkedip terus lalu ia bilang kalau itu tidak benar. Jun Ho seperti mengompori Soon Shin ia bilang ke Soon Shin untuk jujur pada dirinya sendiri kalau ia masih ingin berakting.
Soon Shin berusaha mengelak nya ia bilang kalau ia tidak mau kembali berakting jadi berhentilah memikirkan hal itu.
Jun Ho lalu berteriak pada Soon Shin. dan saat itu juga Young Hoon datang dan tanya ke Jun Ho merngapa Jun Ho berteriak pada Soon Shin. Jun Ho ,mengelak ia bilang kalau ia tidak melakukannya.
Young Hoon lalu bilang ke Soon Shin untuk tidak usah memikirkan perkataan Jun Ho tapi ikuti saja kata hati Soon Shin(ini sama aja nyuruh Soon Shin untuk kembali berakting, iya nggak readers? karna sepertinya Soon Shin memang masih ingin berakting).
Mendengar perkataan Young Hoon, Jun Ho lalu melihat kearah Soon Shin, Jun Ho seakanm setuju dengan Young Hoon kalau Soon Shin harus mengikuti kata hatinya.
lalu Soon Shin dan Young Hoon makan bersama sedangkan Jun Ho masih melihat kearah Soon Shin.
I Jeong pulang kerumah dnegan membawa banyak ayam, I Jeong lalu bilang ke ibunya kalau ia baru saja dari restaurant kelaurga Chan Woo. Mendengar hal itu ibunya lalu bilang kalau seharusnya I Jeong memberitahunya suapaya ia bisa memberikan sedikit nasihat untuk I Jeong sebelum pergi.
Ayah lalu bilang ke I Jeong apa I Jeong harus melakukan hal ini?, I Jeongkan tau kalau Chan Woo sudah punya pacar.
I Jeong lalu bilang ke ayahnya untuk membantunya mendapatkan Chan wOO, Ibu lalu bilang kalau suaminya harus membantu I Jeing karna sepertinya I Jeong sanagt menyukai Chan Woo.
Mendengar hal itu ayah diam saja sambil membaca koran.
I Jeong cemberut melihat respon ayahnya yang sepertinya tidak mau tau tapi lalu I Jeong dikejutkan dengan wawancara yang dilakukan guru Song dan Soon Shin.
I Jeong menyuruh ibunya untuk melihat hal itu, ia bilang kalau ternyata anak guru Song adalah Soon Shin, ibu bingung ia tanya memang nya I Jeong mengenalnya?.
I Jeong bilang kalau Soon Shin adalah orang yang waktu itu belajar bersamanya ketika ia belajar dengan guru Song.
jUN hO sedang diperjalanan ketika ia mendapat telpon dari sek. Jo ynag mengatakan kalau guru Song dan Soon Shin sekarang sedang muncul di televisi.
Awalnya Jun Ho tidak mengerti lalu sek. Jo bilang kalau guru Song melakukan hal itu tanpa ijin dari Jun Ho, guru Song benar-benar sudah melewati batas.
Jun Ho kaget, ia lalu bilang apa itu benar, sek. Jo bilang kalau itu benar Jun Ho bisa melihat nya di tv sekarang.
Nenek dan Hye Shin ternyata juga sedang menonton interview antara guru Song dan Soon Shin. dalam interview sang pembawa acara menanyakan kapan Soon Shin dan guru Song akan duet dalam berakting. 
Mnedengar hal itu guru Song bilang kalau hal itu memang benar-benar terjadi ia akan sangat senang, guru Song mengatakan hal itu sambil mengenggam tangan Soon Shin.
Nenek yang melihat hal itu seperti terlihat kecewa dengan Soon Shin, nenek tanya kapan Soon Shin melakukan hal ini. begitu juga dengan Hye Shin yang juga terlihat kecewa.
Yoo Shin baru pulang dan saat ia melewati ruang tv ia juga melihat interview itu, Yoo Shin lalu bilang mengapa Soon Shin berada disana, kapan ia melakukannya?, Yoo Shin, nenek dan Hye Shin terlihat sanagt kecewa dan mungkin marah atas apa yang dilakukan Soon Shin.
Ibu Chan Woo masih teringat dengan apa yang ia lihat tadi, lalu ia mendekati ibu dengan hati was-was. Ibu Chan Woo tanya dengan ibu, apa ibu tau siapa pacar Yoo Shin.
Ibu yang tidak tau apa-apa menjawab dengan santai kalau setau nya Yoo Shin belum punya pacar, memangnya kenapa?
Ibu Chan Woo dengan muka khawatir bilang kalau tidak ada apa-apa. lalu dari kursi pelanggan terlihat seorang laki-laki dan perempuan yang sedang makan, dan saat sie perempuan melihat ke arah tv ia keget dan memberitahukannya dengan teman laki-lakinya.
Saat dilihat ternyata itu adalah interview antara guru Song dan Soon Shin, ayah Chan Woo yang kebetulan berada di dekat meja tersebut ikut melihat dan ia kaget ketika melihat hal itu.
Ternyata bukan perempuan, laki-laki dan ayah saja yang menonton interview itu direstaurant tapi semua orang dan ada yang berkata kalo Soon Shin sanagt mirip dengan guru Song.
Laki-laki yang di beritahu oleh perempuan tadi tanya memangnya siapa itu, dengan tegas perempuan itu dengan sambil makan ayam kalo itu adalah anaknya guru Song.
Dan ternyata ibu mendengar suara perempuan itu, ibu dan ibu Chan Woo menoleh lalu menghampiri ayah dan ikut menyaksikan interview itu.
Ibu sanagt kaget melihat hal itu lalu ayah Chan Woo tanya apa Ibu tau tentang hal ini?, mendengar hal itu ibu diam saja ia masih terlihat kaget dan mungkin juga terluka.
Ibu Chan Woo lalu tanya apa yang sebnearnya Soon Shin lakukan, mengapa ia tidak memberitahu keluarganya.
Perempuan yang tadi makan ayam sepertinya mendengar perkataan ibu Chan Woo, ia lalu berbisik bisik pada teman laki-lakinya.
Soon Shin dalam perjalanan pulang kerumah lalu ia teringat pada perkataan Jun Ho yang mengatakan kalau Jun Ho tau perasaan Soon Shin yang sebenarnya, Soon Shin sebenarnya ingin berakting lagi.
Saat sedang memikirkan hal itu handphone Soon Shin berbunyi dan ternyata itu adalah telpon dari Chan mi.
Chan Mi mengatakan kalau Soon Shin sekarang ada di tv bersama dengan guru Song. Soon Shin terlihat sanagt cantik di tv dan Soon Shin benar-benar sanagt mirip dengan guru Song.
awalnya Soon Shin tidak mengerti tapi ia akhirnya mengerti, ternyata guru Song tidak menepati janjinya, Soon Shin kaget, ia juga terlihat khawatir.
Dirumah guru Song sedang sanagt senang, ia terus mendapat berbagai pujian karna interview itu, orang yang di telpon bilang kalau guru Song dan putri nya sanagt mirip. saat guru Song menyudahi telpon pertama ternyata ada telpon lagi dan ternyata itu dari sutradara Yoon yang bilang kalau ia sudah menonton interview itu.
lalu assistent rumah tangga guru Song datang dan mengatakan kalau ada telpon dari Soon Shin, mendengar hal itu guru Song segera mengakhiri pembicaraannya.
Guru Song lalu mengangkat telpon Soon Shin, ada sedikit raut khwatir jika Soon Shin marah kepadanya.
Saat guru Song menyapa Soon Shin di telpon, Soon Shin yang mendengar hal itu langsung marah marah pada guru Song. Soon Shin bilang mengapa guru Song tidak menepati janjinya, mengapa guru SOng melakukan hal ini.
guru Song sedikit kesulitan mencari alasan lalu ia minta maaf pada Soon Shin, ia bilang kalau hal itu tidak bisa dihentikannya karna mereka menyiarkannya tanpa sepengetahuan dirinya padahal ia sudah melarang tapi ternyata mereka tidak mendengarkannya.
Mendengar hal itu Soon Shin tidak percaya ia berteriak menyebut nama guru Song, guru Song lalu bilang lagi kalau ia tidak bisa berbuat apa-apa jadi jangan marah lalu guru Song tanpa rasa bersalah malah bilang kalau tanggapan mereka bilang kalau Soon Shin terlihat sangat cantik.
Soon Shin yang mendengar hal itu seakan tiodak percaya dengan apa yang dikatakan guru Song, lalu guru Song bilang lagi ke Soon Shin untuk bertemu besok. mendengar hal itu Soon Shin lalu bilang kalau hal itu tidak perlu dan langsung mematikan telponnya walaupun guru Song belum selesai bicara.
Saat sampai dirumah sikap Hye Shin dengan Soon Shin sedikit berubah, ia hanya melihat sebentar kearah Soon Shin lalu kembali sibuk dengan U Ju. Soon Shin yang menerima hal itu tau, ia tau pasti Hye Shin sudah menontonnya dan tentunya kecewa padanya.
Soon Shin berusaha menjelaskannya tapi Hye Shin langsung bilang ke U Ju apa U Ju ingin susu hanagat lalu Hye Shin ke dapur.
Dikamar Soon Shin bertemu dengan Yoo Shin, Soon Shin menyapa Yoo Shin, awalnya Yoo Shin diam saja lalu ia berbalik menghadap Soon Shin dan berkata dengan tenang,
"bagaimana kalau kau tinggal dengan ibu kandungmu saja?"
"apa?"
"sejujurnya kau masih bermimpi untuk berakting, kau bisa meminta bantuannya dan kau bisa melakukan apa saja"
mendengar hal itu Soon Shin dengan lembut bilang,
"eonni......"
Yoo Shin lalu bilang lagi,
"aku sudah melihat wawancaranya/interviewnya"
"tapi... mengapa kau tidak mengatakn kepada kami sebelumnya?"
"itu......."
suara Yoo Shin mulai sedikit kencang,
"kau tidak memikirkan keluargamu?"
"kau merasa malu mengatakannya pada kami?"
Soon Shin membela dirinya ia bilang,
"bukan begitu"
"aku tak tau ini akan terjadi, aku melakukannya karna terpaksa"

Yoo Shin lalu bilang lagi,
"aku tak mengatakan kau salah tapi kami merasa ditikam dari belakang oleh mu"
"aku sie tidak apa-apa tapi cobalah pikirkan perasaan ibu"
"waktu wanita itu datang kesini, ia memberikan amplop berisi uang pada ibu"
Soon Shin kaget,
"amplop uang?"
"benar"
"katanya itu baiaya membesarkan mu. bisa jadi perasaan ibu terluka"
"jadi bagaimana perasaan ibu ketika melihatmu muncul di tv bersama wanita itu?"
Direstaurant ibu Chan Woo terus melihat ibu dengan khawatir, mungkin khawatir karna hubungan anaknya dan nasib ibu setelah melihat wawancara itu.
Lalu saat ibu akan mengangkat piring-piring kotor tanpa sengaja ia menjatuh kan beberapa piring, melihat hal itu ibu Chan  Woo langusng menghampiri dan bilang ke ibu untuk pulang saja.
tapi lalu ada seorang pelanggan yang memanggilnya.
Pelanggan itu sedang mabuk, ia menyuruh ibu untuk duduk bersamanya, ibu tidak mau tapi pelanggan itu memaksa dan malah menarik tangan ibu.
Ibu ketakutan, ia langsung mendorong pelanggan itu hingga jatuh.
Melihat hal itu ibu Chan Woo menghampiri si pelanggan ia minta pelanggan nya untuk tidak membuat keributan.
tapi pelanggan itu terus mengoceh dan terus menarik tangan ibu dan ibu berusaha melepaskannya dan pada saat itu lah Soon Shin datang dan melihat apa yang terjadi.
Soon Shin langsung berada di depan ibunya untuk melindungi, lalu ibu Chan Woo bilang ke Soon Shin untuk membawa ibunya pulang.
Tapi pelanggan itu sudah sanagt mabuk ia masih saja terus mau memegang tanagn ibu, melihat hal tersebut Soon Shin tidak diam saja, Soon Shin langsung melawannya ia mendorong pelanggan itu dan bilang apa paman ini sudah gila mengapa mengganggu ibunya.
Perempuan yang makan ayam tadi lalu berbisik bisik kemabali dengan teman laki-lakinya, ia bilang bukankah Soon Shin itu adalah orang yang ada di tv tadi. teman laki-lakinya lupa lagi ia tanya siap, perempuan itu lalu bilang anaknya guru Song.
dan ternyata ibu, Soon Shin dan ibu Chan Woo mendengar nya mereka melirik kearah 2 orang itu. lalu ayah datang, ibu Chan Woo langsung bilang dari mana saja suaminya, ia lalu ,menyuruh ayah untuk mengeluarkan pelanggan ini.
setelah itu ia mengahmpiri Soon Shin dan ibu dan menyuruh mereka untuk pulaNG.
Soon Shin dan ibu berjalan dalam diam, Soon Shin terus melihat kearah ibunya khawatir, lalu ia memanggil ibunya. Tapi ibu diam saja lalu Soon Shin tanya apa ibunya sudah menonton wawancara itu?.
Ibu menjawab kalau ia hanya melihat sedikit, Soon Shin segera memegang tanya ibunya ia mencoba menjelaskan kalau yang sebenarnya terjadi adalah ia pergi menemui guru Song dan........ Soon Shin mulai terbata-bata, maksudku........ aku pergi menemuinya untuk mengatakan padanya untuk tidak menemuiku lagi dan ternyata orang orang yang ada disana bertanya apa mereka bisa mewawancarainya. Soon Shin sulit untuk menjelaskannya lagi, ia hampir menangis karna takut ibunya salah paham, Soon Shin lalu bilang lagi kalau ia tidak punya cara lain untuk menghindari hal itu.
Ibu yang sedari tadi menatap Soon Shin lalu bilang kalau ia tidak apa-apa, jadi Soon Shin tidak perlu menjelaskan padanya, ia mengerti. tapi Soon Shin masih tetap terlihat khawatir, lalu ibu bilang lagi kalau hal itu lambat atau cepat akan terjadi, jika memang itu yang harus di lakukan Soon Shin maka Soon Shin harus melakukannya.
Soon Shin lalu mengatakan dengan lembut,
"ibu......"
Ibu lalu mengatakan kalau hari sudah malam dan mereka harus pulang, setelah mengatakan hal itu ibu berbalik meninggalkan Soon Shin dan saat itulah kesedihan ibu terlihat.
Manager Hwang masuk ke rumah guru Song dengan gembira, guru Song lalu tanya bagaimana hasil nya. dengan masih tersenyum gembira manager Hwang bilang kalau hasilnya sanagt memuaskan, banyak orang yang mengatakan kalau Soon Shin itu lucu dan mirip dengan guru Song waktu ia muda.
Mendengar hal itu Guru Song tampak senang lalu manager Hwang bilang kalau banyak produser yang ingin guru Song dan Soon Shin hadir bersama untuk acara talk show mereka.
Guru Song lalu meminta manager Hwang untuk membuat daftar talk show yang mengundangnya dan ia juga bilang ke managaer Hwang untuk memberikan profil tentang Soon Shin dengan para sutradara film.
Manager HWang tertawa, ia lalu bilang kalau sudah ada beberapa sutradara yang meminta profil Soon Shin.
Dikamar ibu sedang melamun, ia mengingat kembali perkataan guru Song yang mengatakan kalau ia sudah mempunyai ketertarikan yang aneh dengan Soon Shin semenjak awal, ia juga bilang kalau Soon Shin mempunyai bakat jadi sekarang ia ingin mewujudkan hal itu.
Saat sedang melamun kan hal itu telpon ibu berbunyi dan itu dari guru Song yang mengajak ibu bertemu besok.
Ibu dan guru Song bertemu di tempat yang mewah, saat bertemu guru Song tersenyum pada ibu tapi tidak dengan ibu yang sepertinya, matanya seperti menerawang,
Guru Song lalu memulai percakapan dengan mengatakan apa ibu sudah menonton wawancara ia dan Soon Shin kemarin, bukankah Soon Shin terlihat cantik di tv? mendengar hal itu ibu hanya diam saja, ia duduk diam.
lalu guru Song bilang lagi kalau ia sudah mendapatkan banyak tawaran karna wawancara itu, dan guru Song bilang lagi kalau banyak orang yang mengatakan kalau Soon Shin terlihat seperti ia ketika muda.
Guru Song lalu bilang apa Soon Shin sudah mengatakannya pada ibu?, apakah ia menyukainya?, setelah mendengar hal itu ibu baru seprti baru sadar, ia mengedipkan matanya.
Ibu lalu bilang apa guru Song selalu melakukan sesuatu sesuka hatinya?, guru Song sedikit tersenyum ia lalu bilang kalau ibu pasti marah tentang wawancara itu, memang seharusnya ia mengatakan lebih dulu pada ibu tapi ia tidak tau kalau wawancara itu akan secepat itu ditayangkan(iwwww bohonnggggggg).
Mendengar hal itu ibu tetap diam saja lalu guru Song bilang lagi kalau ibu pasti sangat marah, ia juga bilang kalau ia ingin bertemu dengan ibu karna ada yang ingin ia katakan.
Guru Song bilang kalau semenjak wawancara itu ia mendapat banyak telpon dari produser, mereka berfikir kalau Soon Shin sangat menarik, ia menolak semua tawaran talk show itu tapi ada beberapa tawaran yang sulit untuk ia tolak
guru Song melanjutkan kalau Soon Shin mendapat tawaran dari seorang sutradara film dan ia juga main dalam film ini, sutradara film ini berharap kalau ia dan Soon  Shin bisa bermain bersama. Sekarang semua orang sudah tau kalau Soon Shin adalah seorang artis yang berbakat, film ini bagus dan Soon Shin mendapatkan peran cukup besar disini jadi apa yang harus ia lakukan? haruskah ia menolaknya?
Guru Song lalu bilang lagi kalau kali ini ia tidak akan memaksakan kehendaknya, ia akan menyerahkan semua keputusannya dengan ibu.

*****************

Related Posts by Categories

0 komentar: