Sinopsis The Best Lee Soon Shin Episode 13

Posted: Selasa, 20 Agustus 2013 by khyunkhyun in Label:
0
The Best Lee Soon Shin

Ibu ada didepan rumah guru Song saat manager Hwang datang. Manager Hwang menghampiri ibu ia tanya siapa ibu. Ibu menjawab terbata-bata dan manager Hwang seperti tidak sabaran jadi ia membentak ibu untuk mengatakan siapa dia. Ibu bilang kalau ia ingin bertemu Song Mi Ryong, manager Hwang bilang apa ibu punya janji, jika tidak ibu tidak bisa bertemu dengan orang yang ada didalam dan menekan bel sembarangan. 
Mendengar hal itu ibu tetap bilang ia ingin bertemu dengan Song Mi Ryong, ia ingin melihatnya, ibu mengatakannya sambil berteriak emosi. Manager Hwang kesal ia lalu mencoba mengusir ibu dengan memegangnya dan mengatakan kalau ibu seperti orang gila lalu ia mendorong ibu dengan kasar hingga jatuh(sebel liat manager Hwang dorong ibu kayak gitu kasar banget). Ibu terjatuh disamping mobil dan sepertinya telapak tangannya lecet lalu manager Hwang bilang kalau ibu harus pergi sebelum ia menelpon polisi, mendengar hal itu ibu hanya melihat manager Hwang yang memperlakukannya seperti itu.

Guru Song sudah keluar dari dapur dengan membawa wine dan cemilan lalu ia melihat Soon Shin yang seperti orang ketakutan. Guru ong menghampiri Soon Shin ia tanya apa sesuatu yang buruk terjadi, Soon Shin tidak menjawab ia hanya diam mematung. Lalu manager Hwang datang ia mengomel, guru Song tanya ada apa. Manager Hwang bilang kalau didepan rumah tadi ada seorang wanita tua yang terus berdiri disana jadi ia mengusirnya.
Soon Shin masih diam saja mendengar percakapan manager Hwang dan guru Song, saat manager Hwang bertanya padanya Soon Shin malah pamit pada guru Song, ia minta maaf ia tidak bisa minum wine bersama hari ini mungkin lain kali. lalu ia mengambil tasnya dan berlari keluar, guru Song dan manager Hwang hanya melihatnya dengan aneh.
 

Soon Shin berlari keluar rumah guru Song ia melihat kesekeliling mencari ibunya. tak lama kemudian ia menemukan ibunya sedang berjalan ke arah rumah mereka. Soon Shin menghampiri ibunya dan menyapa ibunya, ibunya tanya apa Soon Shin baru pulang dari kerja. awalnya Soon Shin bingung mau menjawab apa tapi lalu ia mengiyakan nya laLU Soon Shin tanya bagaimana dengan ibunya, ibu menjawab kalau ia hanya berjalan-jalan disekitar sini. 
Sesampainya dirumah Soon Shin ingin berbicara dengan ibunya tapi ibu bilang kalau ia lelah jadi ia ingin segera tidur.


Di caffe Soon Shin tampak masih memikirkan ibunya, ia berfikir apa ibunya menemukan sesuatu lalu ia berfikir lagi kalau itu tidak mungkin. Jun Ho melihat Soon Shin dari kejauhan lalu ia menghampiri Soon Shin, Jun Ho tanya apa yang Soon Shin cemaskan, apa ia sedang mencoba u ntuk berakting. Soon Shin bilang bukan begitu.
Jun Ho bilang mengapa Soon Shin terlihat depresi lagi, Soon Shin hanya mengeleng lalu Jun Ho bilang kalau mulai besok Soon Shin harus menjalani pelatihan yang intensif untuk audisi jadi jangan berfikir untuk pulang cepat. Soon Shin langsung menjawab kalau ia tidak bisa ia harus pulang cepat kerumah. Jun Ho curiga apa ini masalah ibunya, Soon Shin tampak berfikir lalu ia bilang ke Jun Ho kalau ia akan melakukannya.


Jun Ho dikantornya ia tampak masih memikirkan masalah Soon Shin tadi, ia lalu meminta sekretaris Jo untuk membelikan barang-barang yang orang tua suka seperti gingseng merah dan lain-lain. Sekretaris Jo langsung berasumsi kalau Jun Ho akan menemui mertuanya, ia mengatakan hal itu dengan bersemangat dan juga bilang kalau Jun Ho tidak perlu malu membicarakan hal itu padanya. 
Jun Ho yang tau anak buahnya ini ngelantur mencoba untuk mengusir sekretaris Jo keluar, dan itu memang ampuh untuk membuat sekretaris Jo diam tapi saat ia ingin keluar dari pintu, sekretaris Jo dengan semangat 45 masih sempat-sempatnya memberi semangat pada bosnya itu kalau bosnya itu harus bilang ke calan mertuanya kalau ia tidak bisa hidup tanpa anaknya. Jun Ho yang melihat kelakuan anak buahnya hanya bisa melihat, ia tidak bisa melakukan apapun(heheheh abiisnya sekretaris Jo bebal sie diblangin bukan seperti yang ia fikirkan tapi masih aja).

Ibu sedang membersihkan sayuran ketika nenek datang dan mengajaknya bicara tentang sewa kamar yang mereka lakukan tapi ibu yang diajak bicara hanya diam saja saat nenek memanggilnya beberapa kali baru ibu tersadar.
 Lalu nenek mengulang ucapannya bahwa tak ada seorang wanitapun yang ingin menyewa kamar mereka, Ibu hanya menanggapi ucapan nenek kalau itu buruk lalu ibu berdiri untuk membersihkan sayuran itu.
Nenek masih terus bicara ia bilang kalau anaknya masih hidup tidak mungkin ia memikirkan hal-hal yang seperti ini. ia juga bilang kalau ibu sanagt beruntung karna memiliki suami yang begitu menyayanginya, didunia ini tidak ada suami yang sebaik suaminya ibu. mendengar hal itu ibu kesal ia lalu bilang ke nenek untuk tidak membicarakan suaminya lagi yang sudah meninggal tidak ada gunanya. nenek kaget melihat reaksi yang ibu berikan.


Nenek keluar, ia mengomeli ibu yang bersikap begitu aneh, ia bilang apa sekarang tidak ada yang ibu takutkan lagi karna suaminya sudah meninggal sehingga ia bisa semena-mena dengannya. tidak lama kemudian Jun Ho datang kerumah dengan membawa banyak hadiah ia lalu meihat nenek dan memberi salam padanya.
Jun Ho juga bilang kalau ia adalah Shin Jun Hoo orang yang datang waktu itu. Nenek ingat lalu nenek bilang kenapa Jun Ho datang kesini lagi. Jun Ho bilang karna ia ingin mendapat ijin dari ibu Soon Shin, Jun Ho juga bilang kalau ia ingin bicara dengan ibu Soon Shin dan nenek didalam. Nenek bilang kalau Jun Ho tidak boleh masuk kedalam, nenek malah menanyakan apa kedua orang tua Jun Ho masih hidup. awalnya Jun Ho bingung tapi iya tetap menjawab kalau orang tuanya masih hidup,nenek juga menanyakan berapa bersaudara Jun Ho dan itu pun dijawab Jun Ho, Jun Ho bilang kalau ia punya adik perempuan.
Nenek lalu bilang berarti Jun Ho anak laki-laki satu-satunya. Jun Ho mecoba memaklumi pertanyaan-pertanyaan nenek dan dia mencoba untuk bilang lagi ke nenek kalau sekarang apa dia boleh masuk tapi sayang nya nenek masih bertanya lagi dengan Jun Ho apa keluarganya bahagia, Jun Ho mencoba bersabar lagi ia menjawab kalau keluarga nya tidak terlalu bahagia, nenek mengernyit saat mendengar hal itu. Lalu ia hilang berapa umur Jun Ho, apa zodiak chinanya dan nenek juga ingin melihat kecocokan pernikahan mereka berdua. Jun Ho seakan tidak percaya dengan apa yang ditanyakan oleh nenek jadi ia bilang kalau mereka tidak perlu melakukan hal itu karna ia tidak berniat untuk menikahi Soon Shin(hehheheh kayaknya nenek salah sangka nie, tpi sebenarnya bukan salah nenek juga sie soalnya kan Jun Ho bilangnya mau minta ijin atau restu dari ibu jadi nggak nyalahin nenek dong pasti kalau orang lain juga berfikir seperti itu).
Nenek kaget mendengar jawaban Jun Ho, lalu Hye Shin keluar dari rumah ia memanggil Jun Ho dan ketika Hye Shin menghampirinya Jun Ho, Jun Ho langsung menghela nafas lega(hehheeh).

Lalu ibu keluar ia menanyakan siapa yang datang dan saat ia melihat Jun Ho ia tanya kenapa Jun Ho kesini lagi. Jun Ho memberi salam ia bilang ia kesini lagi untuk meminta ijin atau restu dari ibu. Ibu bilang kalau mereka sudah membicarakan hal ini waktu itu jadi  tidak perlu dibahas lagi dan Jun Ho boleh pergi. 


Tapi Jun Ho tidak patah semangat ia mencoba cara lain, ia mencoba menghentikan ibu lalu ia berlutut dihadapan ibu untuk memohon ijinnya(persis kan kayak orang minta restu mau nikah,heheheh). Ibu, nenek dan Hye Shin kaget melihatnya, dan ibu langsung bilang kalau Jun Hoo tidak harus melakukan itu dan ibu langsung mencoba untuk membuat Jun Ho berdiri dan mengusirnya sementara itu ia langsung masuk kerumah.


Sementara itu nenek yang masih menyangka kalau Jun Ho ingin meminta restu untuk memacari Soon Shin marah. ia melayangkan sapunya pada Jun Ho, Jun Ho yang menerima hal itu hanya bisa berteriak. dan Hye Shin yang melihat hal itu mencoba untuk menghalangi neneknya tapi nenek tetap saja terus memukul Jun Ho dengan sapu sambil bilang kalau Jun Ho itu belajar dari mana, mengapa ia hanya ingin memacari Soon Shin tapi tidak ingin menikahinya.
Jun Ho sudah keluar dari sana dan ia sekarang berada di luar pagar rumah Soon Shin, saat ia mendengar pintu pagar itu terbuka ia kaget seperti orang yang siap melarikan diri saat ada bahaya. tapi ternyata yang keluar itu adalah Hye Shin ia meminta maaf pada Jun Ho atas apa yang terjadi dan Hye Shin juga bilang kalau ia akan mencoba untuk meyakinkan ibunya jadi Jun Ho lebih baik pulang dulu. Jun Ho mengiyakannya dan saat itu juga Hye Shin bilang kalau di rambut Jun Ho ada nyangkut lidi dari sapu nenek tadi,hehehehhe.
Hye Shin menemui ibunya, ia bilang kenapa ibunya memperlakukan Shin Jun Ho sekasar itu padahal Shin Jun Ho mempunyai reputasi yang baik dalam bidang itu jadi biarkanlah Soon Shin mencobanya satu kali saja tapi ibunya tetap tidak mengijinkannya.
Lalu Hye Shin bilang kalau ibunya sudah sangat keterlaluan, ibunya bilang kalau Hye Shin itu tidak tau apa-apa. Hye Shin bingung apa maksud ibunya ia tidak mengetahui apa-apa, Hye Shin juga bilang mengapa akhir-akhir ini ibunya begitu sensitive. Ibu marah ia bilang memangnya ia tidak boleh sensitive, apa ia wanta tua yang tidak punya emosi.

Lalu nenek datang ia meminta ibu menuangkannya air munum tapi ibu bilang kalau untuk nenek melakukannnya sendiri. Nenek dan Hye Shin terkejut melihat tingkah ibu yang secara tiba-tiba beruabah menjadi seperti ini. lalu Hye Shin mencoba untuk menenangkan neneknya kalau ibunya tidak merasa baikan hari ini jadi ia yang akan menuangkannya.


Ibu masuk kamar dengan kesal lalu ia melihat foto ia dan ayah, secara tiba-tiba ibu mengambilnya dan membuangnya ke tempat sampah yang ada di kamar ia membuang semua foto-foto itu. lalu ia menuju lemari mengambil tas dan baju-baju nya lalu pergi meninggalkan rumah.
 

Ibu, ayah Jun Ho sedang makan malam dengan guru Song, ibu berterima kasih pada guru Song karna mau mengajarkan I Jeong akting sedangkan ayah ia hanya diam sambil menikmati makanannya. tak lama kemudian telpon ibu berdering dan ia permis keluar untuk menerima telpon itu, sepeninggalan ibu ayah mencoba berbicara pada guru Song ia juga berterima kasih pada guru Song mau membantu I Jeong untuk membuatnya menyerah untuk menjadai seorang artis, ayah juga mengajak guru Song untuk main golf bersama-sama ia dan istrinya.

guru Song yang tidak menduka ajakan itu bilang kalau selama ini ayah Jun Ho tidak pernah mengajaknya melakukan hal itu. Ibu Jun Ho yang sedang menerima telpon diluar mendengar suara tawa suaminya dan guru Song ia sedikit heran dengan suaminya yang berubah sika dengan guru Song.
 

Jun Ho pulang kerumah ia dikejutkan dengan I Jeong yang sedang memakai masker diwajahnya lalu I Jeong tanya ke Jun Ho apa ayah Soon Shin begitu kaya mengapa kakaknya dan guru Song begitu baik padanya dan guru Song selalu memuji Soon Shin.

Awalnya Jun Ho bingung lalu ia menjawab kalau guru Song memuji Soon Shin pasti karna Soon Shin belajar dengan baik. Mendengar hal itu I Jeong tampak kesal, ia juga bilang kalau ia sangat membenci Soon Shin.

Jun Ho ada dikamarnya ia memikirkan lagi apa yang dikatakan Soon Shin padanya ketika ia menanyakan kelas pelajaran dengan guru Song dan tampaknya Jun Ho mencurigai sesuatu ia curiga mengapa guru Song begitu baik pada Soon Shin.

Ibu Jun Ho masuk ia menanyakan apa anaknya ingin makan buah-buahan, Jun Ho bilang kalau ia tidak mau lalu ibunya bilang ia sedikit aneh dengan ayah Jun Ho karna tadi ketika ia, ayah dan guru Song makan malam bersama sikap ayahnya Jun Ho begitu berbeda dari biasanya ia bisa tertawa-tawa dengan guru Song padahal dulu ia tidak pernah bisa seperti itu. Mendengar hal itu Jun Ho tampak berfikir.


Ibu dan ayah Chan Woosedang membersihkan peralatan makan saat ibu Chan Woo seperti mengatakan untuk dirinya sendiri kalau itu tidak benar. awanya ayah Chan Woo menganggap istrinya menjadi gila tapi ketika istrinya bilang apa benar ayahnya Soon Shin dan Song Mi Ryong mempunyai hubungan ia segera bilang kalau itu tidak benar tapi dari perkataan suaminya, ibu bisa tau kalau itu memang benar.

lalu ayah segera menutup mulut ibu ketika anak mereka Chan Mi masu, Chan Mi kaget ia tanya apa yang sedang dilakukan orangtuanya. mendengar hal itu ayah langsung mencium istrinya dengan masih menutup mulutnya lalu ia bilang kalau mereka butuh waktu pribadi jadi lebih baik Chan Mi pulang, Chan Mi yang mendengar dan melihat hal itu melihat aneh ke arah kedua orangtuanya.

Ibu sedang menaiki bus, ia sendirian disana lalu tidak lama kemudian bus itu berhenti dan supir bus itu membuyarkan lamunan ibu, ia bilang kalau ini adalah pemberhentian terakhir bus mereka.


Soon Shin pulang, Hye Shin langsung menghampirinya dan bilang kalau Ibu tidak ada dirumah ia sedang pergi dan sepertinya ia bertemu dengan temannya(wah nggak tau nie kalau ibu minggat dari rumah). Soon Shin tampak berfikir ia mengkhwatirkan ibunya lalu dikamar ia mencoba menelpon ibunya dan telponnya tersambunng tapi begitu ibu melihat siapa yang menelponnya ia mematikan telpon itu mengabaikan telpon Soon Shin dan sekarang ia ada di tempat pemandian umum.


Paginya Soon Shin kekamar ibunya tapi ia tetap tak melihat ibunya, malahan ia menemukan foto kedua orang tuanya yang ada di tempat sampah, Soon Shin tampak berfikir, ia tau pasti ada yang salah dengan ibunya.

Yoo Shin, U Ju dan Hye Shin ada di dapur mereka sedang sarapan. Soon Shin masuk ia tanya ke Hye Shin apa ibunya sudah pulang, Hye Shin bilang mungkin ibunya pagi-pagi sudah berangkat kerja jadi ia tidak melihatnya. Yoo Shin nimbrung ia bilang kalau ibu tidak bisa dibilangin padahal ia sudah bilang untuk ibunya berhenti tapi ibunya tidak mau.


Dikantor Jun Ho sedang bersama manager Hwang. ia sedang mengecek jadwal guru Song, Jun Ho protes karna drama atau film-film yang diambil guru Song hanya dari sutradara terkenal dan ini sama saja seperti meberikan guru Song makanan siap saji.

Manager Hwang yang tidak mau disalahkan bilang kalau itu terjadi karna Jun Ho. Jun Ho menyuruh guru Song untuk mengajarkan anak didiknya dan adiknya sendiri pada guru Song maka dari itu guru Song tidak punya waktu banyak lagi, Jun Ho memberikan masalah keluarga Jun Ho pada guru Song yang ingin membuat adiknya menjad seorang artis. Mendengar hal itu Jun Ho teringat perkataan ibunya yang mengatakan kalau ayahnya sedikit aneh ketika mereka makan malam dengan guru Song dan sekarang Jun Ho tau apa alasan ayahnya merubah sikapnya dengan guru Song.


Jun Ho ke rumah sakit ayahnya, sedangkan ayahnya sedang berbicara dengan Chan Woo mereka membicarakan masalah seminar yang ada di pulau jeju. ayah JuN Ho ingin Chan Woo ikut dengan nya diseminar itu. saat ayah Jun Ho dan Chan Woo sedang berbicara Jun Ho masuk dan membuat kaget Chan Woo karna disini Chan Woo tidak tau siapa Jun Ho. Jun Ho menghampiri ayahnya ia melewati Chan Woo dengan tatapan soknya, ayahJun Ho tertawa, ia meminta Chan Woo untuk mempersiapkan seminar itu lalu Chan Woo pun permisi keluar.



Jun Ho berbicara pada ayahnya, Jun Ho tanya bagaimana dengan dokter itu(Chan Woo), ayahnya menjawab kalau ia pintar, baik ,ganteng dan tinggi tidak seperti Jun Ho. Jun Ho ngeles ia bilang kalau Chan Woo tidak tampan, wajah seperti dialah(Jun Ho) yang jadi trend saat ini, itu lah mengapa ia menyuruh ayahnya untuk menonton tv. ayahnya tertawa lalu menanyakan apa yang membuat Jun H kesini, JUn Ho bilang kalau ayahnya merencanakan semua ini dengan guru Song kan untuk membuat I Jeong menyerah dengan keinginannya dan memanfaatkan Soon Shin untuk membantu rencana itu tanpa seijin nya. Ayahnya bilang kenapa ia harus meminta ijin pada jun Ho, apa itu penting. Jun Ho bilang itu pentig karna Soon Shin dan guru Song adalah artis nya jadi tanpa seijinnya ayahnya tidak boleh memanfaatkan keduanya.


Jun Ho keuar dari ruangan ayahnya dan ia melihat Chan Woo lalu ia berhenti ia lalu mengatai Chan Woo kalau Chan Woo itu seperti pohon tinggi yang aneh dan Jun Ho juga bilang kalau Chan Woo itu tidak se "Hot" dirinya (hahahahahha, aneh-aneh aja ni Jun Ho).

Lalu Jun Ho berjalan kearah Chan Woo ia sengaja memilih jalan tengah antara Chan Woo dan pasiennya dan ia juga membandingkan tingginya dan Chan Woo dan dari sana bener-bener keliatan kalau Chan Woo memang benar-benar tinggi dan disana Jun Ho kelihatan pende(hehhehehe) tapi Jun Ho mencoba untuk tetap pede dengan memajukan dadanya dan berjalan pergi.



Chan Woo yang masih tidak tau siapa Jun Ho heran melihat tingkahnya lalu ia bertemu dengan perawat berambut pendek, Chan Woo tanya siapa dia. Perawat itu bilang apa Chan Woo tidak tau ia adalah direktur Shin Jun Hoo yang punya perusahaan Gabi entertaiment dan ia juga anak direktur kita. mendengar hal itu Chan Woo baru mengerti dan akhirnya tertawa melihat Jun Ho.


Soon Shin sedang bekerja ia akan mengangkat piring-piring kotor saat Sunbaenya(Jin Uk) mencoba menolongnya. Soon Shin kaget dengan tindakan sunbaenya dan tanya apa yang sedang sunbaenya lakukan. sunbaenya bilang kalau ia hanya ingin membantu Soon hin seorang artis tidak seharusnya melakukan hal ini, mendengar hal ini Soon Shin tambah bingung tapi Sunbaenya bilang kalau ia yang akan melakukannya untuk Soon Shin.


Lalu sunbaenya tanya bagaimana kabar kakak Soon Shin, awalnya Soon Shin tidak mengerti. lalu sunbaenya bilang kakak kedua Soon Shin bagaimana kabarnya, Soon Shin bilang kalau kakaknya baik-baik saja. sunbaenya lalu bilang kalau kecantkan Soon Shin pasti didapat dari kakaknya(aish nyogok nie,,heheheheheh). Sunbaenya tanya lagi apa kakaknya sudah punya pacar, Soon Shin bilang kalau kakaknya sepertinya belum punya pacar.

Mendengar hal itu sunbaenya kegirangan ia menyuruh Soon Shin untuk duduk dan istirahat ia yang akan membereskan ini. Soon Shin merasa aneh ia menolak tawaran sunbaenya tapi sunbaenya tetep aja maksa dia untuk duduk dan istirahat. saat itulah ia melihat Jun Ho dan memanggilnya.

Jun Ho dan Soon Shin bejalan berdua ditaman, Soon Shin membuka pembicaraan ia bilang kalau ia sudah dengar Jun Ho kerumahnya kemarin, seharusnya Jun Ho bilang dulu padanya karna beberapa hari ini ibu nya dalam keadaan yang kurang baik, ia sangat Khawatir. Lalu Jun Ho bilang kalau ia melakukan hal itu untuk Soon Shin, lalu Jun Ho agak meninggikan suaranya ia bilang apa Soon Shin tau bagaimana ia diperlakukan kemarin, ia dipukuli oleh neneknya dengan sapu.

Mendengar hal itu Soon Shin minta maaf, ia juga sering dipukul oleh neneknya jadi ia tau bagaimana sakitnya, lalu Soon Shin tanya apa itu sangat sakit. Jun Ho menjawab tidak sambil berjalan duluan. Soon Shin lalu bilang lagi kalau Jun Ho seharusnya tidak melakukan hal itu biar ia saja yang mengurusnya. Jun Ho bilang bagaimana ia akan membereskannya, Soon Shin bilang lagi kalau ia akan belajar giat dengan guru Song dan ia akan menunjukkannya pada ibunya, ia tau kalau ibunya begitu mencintai dia.


Mereka berdua duduk ditaman, Jun Ho tanya bagaimana kelas guru Song, Soon Shin menjawab dengan girangnya ia bilang kalau guru Song sangat baik bahkan ia selalu memujinya. Jun lalu bilang lagi kalau Soon Shin jangan terlalu terbuai oleh pujian itu, karna suatu pujian bisa menjadi racun untuknya sendiri, apa Soon Shin pernah mendengar hal seperti itu. Soon Shin menjawab kalau ia tidak pernah mendengarnya(beneran nie?), mendengar hal itu Jun mengatai Soon Shin bodoh lalu ia bilang kalau ia berencana mengnti guru belajar Soon Shin bahkan yang lebih baik dari guru Song, Soon Shin dengan tegas menolak ia hanya ingin belajar dengan guru Song. Jun Ho tetep ngotot kalau ia akan mengantinya ia bilang kalau guru Song itu sibuk. Akhirnya Soon Shin bilang kalau ia akan mengikuti guru Song, Jun Ho kesal ia bilang ke Soon Shin kalau Soon Shin tidak bisa melakukan hal itu.

Saat mereka masih berbicara Soon Shin melihat jam dan ternyata ia sudah terlambat. ia lalu langsung pamit pada Jun Ho tanpa mendengar jawaban dari Jun Ho(hehehhhe Jun Ho ditinggal sendiri nie).


Di tempat ibu menginap hanya tinggal ibu dan seorang wanita yang sedang membersihkan tempat itu. wanita itu membangunkan ibu meminta nya untuk pindah sebentar ditempat lain karna ia ingin membersihkannya.

Hye Shin kekamar nenek ia mengajak neneknya untuk makan Siang, nenek diam saja ia terus membaca dan akhirnya ia bilang kalau ia semalaman tidak bisa tidur karna begitu kecewa dengan ibu Hye Shin, sikapnya begitu berubah saat suaminya sudah tidak ada. Hye Shin bilang ke nenek kalau sebenarnya bukan begitu. lalu nenek berdiri dan mengambil jaketnya. ia bilang kalau ia ingin keluar mencari udara segar, Hye Shin bilang untuk makan dulu karna sarapan tadi neneknya hanya makan sedikit tapi nenek tetap tidak mau.


Dan ternyata ia pergi ketempat Jin Wook bekerja. nenek menyapa Jin Wook yang sedang menyusun roti. Jin Wook tampak kaget melihat nenek lalu mereka berdua duduk bersama. nenek tanya mengapa Jin Wook waktu itu lari dari rumah mereka, Jin Wook gugup lalu ia bilang kalau waktu itu ia melupakan sesuatu jadi ia harus pergi.

lalu nenek tanya mengapa Jin Wook ingin menyewa kamar yang murah sementara ia mempunyai toko kue yang besar dan bagus. Jin Wook bilang kalau disini ia hanya sebagai manager, ia sedang mengumpulkan uang untuk membuat toko rotinya sendiri, nenek tampak senang mendengarnya ia bilang kalau Jin Wook pasti pekerja keras.

Nenek menawarkan Jin Wook untuk menyewa di rumah mereka, nenek bila awalnya mereka hanya ingin menerima perempuan tapi tidak ada yang mau dan ia melihat Jin Wook begitu baik ia ingin Jin Wook yang menyewanya agar ketika malam hari ia akan tidur dengan tenang karna ada laki-laki dirumah itu.

Jin Wook heran lalu ia tanya kenapa hanya ada perempuan yang tinggal disana padahal cucu pertamanya kan sudah menikah. Nenek bilang kalau suami Hye Shin sedang ada di hongkong dan ia sangat sibuk, ia akan kesini dan tinggal dengan Hye Shin dan anaknya.



Yoo Shin sedang bekerja di kantornya ia lalu teringat saat ia berciuman dengan Chan Woo, ia ingat saat Chan Woo bilang kalau Yoo Shin membencinya Yoo Shin bisa menghentikannya dan ia tidak akan melakukannya lagi lalu Chan Woo menciumnya. Yoo Shin mengingat hal itu sambil memegang bibirnya lalu ia tersadar dan mengambil tasnya ia ingin pergi kesuatu tempat.

Dan ternyata tempat itu adalah tempat dimana ia bisa memanjat ke tempat yang lebih tinggi. Yoo Shin sedang memanjat saat ia mendengar suara Chan Woo dan ia bilang pada dirinya sendiri kalau ia mulai berhalusinasi tapi ternyata ia mendengar suara itu lagi dan memang benar Chan Woo ada disana, Yoo Shin begitu terkejut melihat Chan Woo disna.


Yoo Shin bilang kenapa Chan Woo kesini, Chan Woo bilang kalau ia tadi menelpon kantor Yoo Shin dan orang disna bilang kalau Yoo Shin sedang ada disini. Yoo Shin lalu bilang jadi Chan Woo mengikutnya sampai kesini, Chan Woo bilang tentu saja tidak ia kesini karna ia ingin memanjat. Lalu Yoo Shin bilang kalau begitu baiklah lakukanlah lalu ia pergi berlalu di hadapan Chan Woo. Chan Woo yang melihat hal itu hanya tersenyum.

Yoo Shin masih berjalan membelakangi Chan Woo dan ketika ia melihat ke belakang, ia begitu terkejut melihat Chan Woo sudah memanjat dan Chan Woo sudah cukup berada di area tertinggi dalam waktu sesingkat itu.


Yoo Shin tampak kagum melihatnya tapi pikirannya berubah saat melihat beberapa cewek yang melihat kearah Chan Woo dan bilang kalau Chan Woo itu hebat, Yoo Shin bilang kalau Chan Woo tidak hebat lalu ia melihat kearah Chan Woo lagi (wah cemburu nie ye,hehehehhe).


Chan Woo dan Yoo Shin makan siang bersama, Chan Woo tanya apa roti itu cukup untuk makan siang Yoo Shin, Yoo Shin bilang ini cukup lalu ia bilang kenapa Chan Woo mengikutinya kesini ia bisa memakan makanan yang ia suka. Chan Woo bilang apa ia tidak bisa mengikuti Yoo Shin bukankah mereka mempunyai hubungan.

Yoo Shin tidak percaya dengan omongan Chan Woo ia blang memang apa hubungan mereka. Chan Woo tersenyum melihat tingkah Yoo Shin lalu ia bilang bukankah waktu itu mereka sudah membereskannya(itu loh waktu mereka kiss admin rasa,hehehhe). Yoo Shin diam senentar lalu ia bilag "ah teman" baiklah sesama teman tidak apa-apa makan siang bersama.

Chan Woo tersenyum lagi melihat reaksi Yoo Shin, ia bilang "teman" baiklah apa kau punya waktu minggu ini, ayo nonton film bersama. Yoo Shin melihat ke arah Chan Woo ia bilang mengapa ia harus nonton film dengan Chan Woo, Chan Woo lalu bilang teman kan tidak apa-apa jika mereka menonton bersama-sama(hhhahahha Yoo Shin kemakan omongannya sendri nie). Mendengar hal itu Yoo Shin tidak bisa mengelak lagi ia bilang dengan lesunya kalau sesama teman memang boleh menonton bersama.


Ibu ada ditaman bermain, ia tampak melamun lalu ia bilang edirinya sendiri buat apa melarikan diri kalau ia sebenarnya tidak ada tempat untuk dituju, ia lalu berjalan pulang.

Sesampainya dirumah ia disambut oleh Hye Shin, Hye Shin kaget kenapa ibunya membawa tas besar memangnya ibunya dari mana, ibu tampak sedikit kecewa kalau anaknya sendiri pun tak tau kalau sebenarnya ia minggat dari eumah kemarin(wah baru nyadar nie ibu nya kemarin bawa tas besar) lalu Hye Shin tanya dimana termos karna sepertinya U Ju sedikit demam.

Nenek datang ia bilang dari mana saja ibu, nenek juga bilang kalau ia sudah mendapatkan penyewa kamar mereka dan ia akan pindah hari ini. Nenek lalu bilang lagi agar ibu sadar karna bukan hanya dia yang menderita dirumah ini. Ibu menjawab iya, iya akan sadar lalu masuk ke kamarnya.


Saat ia dikamar ia mendengar Hye Shin berteriak mengatakan dimana thermos seketika itu lah ibu emosi lalu ia melempar tasnya. Ibu duduk dan teringat kejadian didepan rumah Song Mi Ryong ketika ia dorong oleh manager Hwang dan dikatakan kalau ibu itu seperti orang gila.

Ibu lalu berdiri dan mengambil beberapa baju, ia memilih salah satu baju yang paling bagus dan mendandani dirinya sendiri, ia juga mengunakan lipstik.

Dan ternyata ibu melakukan hal itu untuk pergi kerumah Song Mi Ryong, ketika ia hampir sampai di rumah Song Mi Ryong, ia lalu melihat mobil berhenti di depan rumah itu dan melihat Song Mi Ryong keluar dari mobil. Ibu tampak putus asa melihat penampilan dirinya dan Song Mi Ryong yang  begitu berbeda.


Ibu ke restaurant ibu Chan Woo, ia meminta sebotol soju pada ibu Chan Woo. Ibu Chan Woo bingung melihat pakaian ibu yang begitu rapi ia bilang apa ibu habis dari acara pernikahan. Ibu cerita ke ibu Chan Woo kalau Soon Shin itu sebenarnya anak Song Mi Ryong, Ibu Chan Woo kaget lalu ia tanya apa suami Jeong A(ibu) adalah ayah kandung Soon Shin.

Ibu bilang kalau selama ini ia sudah dibohongi oleh suaminya sendiri, ia juga melihat perbedaan antara dirinya dan Song Mi Ryong, Song Mi Ryong begitu cantik dan menawan jika dibandingkan dengannya ia tidak ada apa-apanya, ibu mengatakan nya sambil menangis.

Guru Song sedang minum teh dengan Yeon A, ia tertawa-tawa sendiri lalu ia bilang ke Yeon A tentang film yang dulu ia ingin saat adegant itu ia tersenyum tapi sutradaranya bilang ia disuruh untuk menangis, Yeon A tampak tertarik mendengarnya. Guru Song bilang kalau Soon Shin mempunyai pendapat yang sama dengannya tentang adegan itu, ia begitu terkejut ketika ia melihat Soon Shin tersenyum  ketika ia mempraktekkannya, guru Song menceritakannya dengan sangat bersemangat. Sedangkan Yeon A yang mendengar hal itu langsung bilang kalau ia sudah ada janji jadi ia harus pergi(ketauan bener jelousnya). 

Saat Yeon A mengatakan hal itu Soon Shin datang dan ia memberi salam pada guru Song, Guru Song tampak begitu senang melihat Soon Shin, Yeon A yang tau kalau sekarang perhatian guru Song sudah teralihkan mencoba bermanja-manja dengan guru Song, ia menyebut guru Song dengan sebutan ibu padahal sebelum Soon Shin datang ia menyebut guru Song dengan guru. Yeon A bilang kalau ia ingin diantar keluar dengan ibunya, lalu guru Song menyangupinya. Soon Shin yang melihat kedekatan guru Song dan Yeon A hanya melihat mereka dari belakang sambil tersenyum.


Guru Song mengantar Yeon A sampai didepan mobilnya. Tapi begitu Yeon A berjalan kearah mobilnya tanpa menunggu Yeon A masuk ke dalam mobil guru Song sudah berlari keatas untuk menemui Soon Shin, ia seperti tidak sabar untuk bertemu dengan Soon Shin. 

Yeon A yang ingin mengucapkan salam perpisahan lagi begitu melihat kearah guru Song tadi berdiri, ia tidak melihat guru Song lagi. ia malah melihat guru Song sudah berlari menaiki tangga menuju rumahnya, melihat hal itu Yeon A tampak kecewa.


Guru Song baru saja melewati pintu rumahnya saat ia menerima sms dari I Jeong, I Jeong bilang kalau hari ini ia masih tidak bisa mengikuti pelajaran guru Song karna ia masih tidak enak badan. Mendapatkan hal itu guru Song tersenyum ia tau I Jeong mulai goyah dengan keinginannya sendiri.

Lalu ia melihat Soon Shin yang duduk membelakangi dirinya, Guru Song sepertinya tau kalau Soon Shin sedang dalam keadaan kurang baik. Guru Song menyuruh Soon Shin untuk duduk didekatnya lalu Soon Shin bilang kalau guru Song dan Yeon A terlihat sangat serasi, mereka seperti ibu dan anak. Guru Song tersenyum ia bilang kalau Yeon A sangat baik padanya.

Lalu Soon Shin tanya ke guru Song apa kalau ia nantinya menjadi artis seperti Yeon A, apa ibunya akan bahagia. Guru Song tanya apa ibu Soon Shin tidak mengijinkannya untuk menjadi artis, Soon Shin mengangguk, lalu ia bilang ia ingin menjadai orang yang terkenal dan membuat ibunya bahagia. mendengar hal itu guru Song bilang kalau Soon Shin adalah anak yang baik.

Guru Song seperti ingin menghibur Soon Shin, ia meminta Soon Shin untuk mengajaknya berjalan-jalan dilingkungan ini selagi cuacanya begitu cerah.


Young Hoon seperti sedang berekperimen dengan minuman-minumannya saat ia melihat Jun Ho ada dicaffenya. lalu ia bilang ke Jun Ho kalau Soon Shin sedang tidak ada, ia sedang ada kelas akting dengan guru Song. Jun Ho bilang apa ia kesini hanya untuk mencari Soon Shin. Young Hoon menghampiri Jun Ho dan memberikan minuman yang ia buat tadi ke Jun Ho lalu ia bilang kan Jun Ho memang seperti itu, ia selalu mengikuti Soon Shin. Jun Ho ngeles ia bilang kapan ia begitu.

Young Hoon bilang ke Jun Ho apa benar Yeon A ingin bergabung dengan agency Jun Ho, Jun Ho menjawab ia akan membuat Yeon A menjadi artisnya. lalu Young Hoon bilang lagi kalau Soon Shin sangat belajr dengan keras, ia terus saja berlatih setelah ia bekerja. Jun Ho menjawab Soon Shin memang harus melakukan hal itu karna ia sudah membayarnya. Young Hoon sedikit kesal karna omongan Jun Ho, ia bilang ke Jun Ho kalau Soon Shin tidak melakukannya karna uang, ia sama dengan Jun Ho dahulu ketika semua orang bilang kalau Jun Ho bisa melakukannya dan akhirnya JUn Ho bekerja keras untuk itu begitu juga dengan Soon Shin ia mulai berubah saat ia berlatih dengan guru Song, ia berlatih dengan keras, apa Jun Ho ingin melihat Soon Shin frustasi dan kecewa. 

Jun Ho pulang kerumah ia masuk kekamarnya, ia tampak memikirkan lagi perkataan Young Hoon yang mengatakan kalau Soon Shin melalui hal yang sama dengan Jun Ho.

 

Guru Song dan Soon Shin sedang berjalan-jalan, Soon Shin menjelaskan semua hal yang ada dilingkungan sana, ia juga bilang kalau disini ada air mineral yang sangat menyegarkan, apa Guru Song mau kapan-kapan mereka mendaki bersama-sama, Guru Song mengiyakannya dan ia juga bilang kalau disini banyak hal-hal yang menarik. lalu Soon Shin cerita kalau ia dulu dering sekali minum air mineral itu dengan ayahnya.

Guru Song tampak kedinginan, mengetahui hal itu Soon Shin sedikit merasa bersalah pada guru Song karna mengajak guru Song berkeliling di daerah sekitar sini. Guru Song bilang kalau ia tidak apa-apa.


Lalu Soon Shin ingat kalau ia punya syal, ia lalu memasangkan syal itu pada guru Song melihat perlakuan Soon Shin padanya guru Song tampak begitu tersentuh, apalagi saat Soon Shin bilang kalau dulu ayahnya sering melakukan hal ini,memasangkan Syal pada lehernya, guru Song juga bilang kalau dulu seseorang sering melakukan hal ini juga padanya.

Guru Song mengajak Soon Shin makan a tanya pada Soon Shin dimana tempat makanan yang enak disini, Soon Shin bilang kalau di bawah sana ada restoran sundaeguk yang enak sekali, tapi lalu Soon Shin bilang mungkin guru Song tidak akan menyukainya. Guru Song bilang kalau ia menyukainya.


Guru Song dan Soon Shin masuk kerestaurant itu dan memesan 2 mangkuk sundaeguk, semua orang yang melihat mereka tampak takjub melihat Song Mi Ryong bisa berada kesini. Guru Song tampak melihat-lihat ke sekeliling restaurant sambil tersenyum pada orang-orang yang mengenalnya lalu ia bilang ke Soon Shin kalau makanan disini telihat enak dan Soon Shin mengacungkan jembolnya tanda setuju lalu mereka tertawa bersama.


Telpon Soon Shin berdering dan itu dari Jun Ho, Jun Ho tanya apa Soon Shin masih belajr dengan guru Song, Soon Shin bilang tidak, sekarang ia sedang makan bersama guru Song. lalu Jun Ho tanya apa mereka makan diluar, Soon Shin mengiyakan mereka sedang ada direstaurant sundaeguk. Jun Ho bilang kenapa Soon Shin makan itu lalu ia tanya dimana mereka.


Jun Ho sudah sampai di restaurant tempat Soon Shin dan guru Song, ia lalu menghampiri Guru Song dan menanyakan Soon Shin. Guru Song kaget karna kedatangan Jun Ho ia bilang apa yang membawa Jun Ho kesini, Soon Shin sedang berada di kamar kecil.


Lalu Jun Ho bilang secara tiba-tiba ke guru Song untuk tidak menyakiti hati Soon Shin, guru Song bingung menyakiti hati Soon Shin. Jun Ho bilang lagi untuk berhenti bersikap baik padanya karna jika I Jeong sudah keluar pasti guru Song akan memberhentikan pelajrannya dengan Soon Shin. Mendengar hal itu guru Song tersenyum, sementara Jun Ho terus berbicara agar guru Song tidak menyakiti perasaan Soon Shin, dan banyak lagi lalu guru Song bilang ke Jun Ho apa Jun Ho pantas bicara begitu padanya sementara ia sndiri sedang bertaruh dengan Yeon A untuk membuat Soon Shin menjadi artis.



Jun Ho yang mendengar hal itu diam saja lalu guru Song bilang kalau Jun Ho tampak mencurigakan, kenapa ia begitu berlebihan dengan ini dan mengapa ia begitu khawatir dengan Soon Shin apa karna ia menyukai Soon Shin?(nah loh). Jun Ho bilang apa ia gila meyukai Soon Shin tapi tidak ada respon dari guru Song, guru Song hanya melihat Jun Ho dan akhirnya melihat ke arah belakang Jun Ho dan melihat Soon Shin yang sedang disuapi oleh pemilik restaurant itu dengan senyuman, Jun Ho juga melihat hal itu lalu guru Song bilang kalau Jun Ho tenang saja ia akan membuat Soon Shin menjadi artis.


lalu Soon Shin menghampiri mereka berdua dan menyapa Jun Ho lalu melihat kearah guru Song yang juga tersenyum padanya sementara Jun Ho tampak memikirkan kata-kata guru Song.


************

Related Posts by Categories

0 komentar: