Sinopsis Thorn Birds Episode 3

Posted: Jumat, 10 Februari 2012 by khyunkhyun in Label:
0


Young Joo terbangun tanpa kemejanya di tempat tidur yang tidak dikenalnya (Oh,, No,, Ahjussi,,, ini menyebalkan). Young Joo teringat tentang ciumannya semalam dengan Yoo Kyung. Dia pun sadar bahwa dirinya ada dirumah Yoo Kyung dan apa yang mereka lakukan semalam, dan dia tampak menyesal dengan hal itu.

Young Joo segera berpakaian dan melihat foto-foto di meja dekat tempat tidur Yoo Kyung. Dia tersenyum melihat foto tersebut, dan Yoo Kyung melihat hal itu.

Saat Young Joo melihat Yoo Kyung dia menjadi canggung dan berusaha menyapanya duluan. Yoo Kyung membalas sapaannya dan memberikan minuman hangat untuk Young Joo.

Young Joo bertanya tentang foto keluarga yang dilihatnya, Yoo Kyung berkata bahwa itu adalah foto keluarganya di Selandia Baru.

Young Joo mengajak Yoo Kyung pergi ke kantor bersama (ceritanya urri Ahjussi ingin bertanggung jawab atas apa yang telah mereka lakukan semalam kali yah?). Tapi sayangnya ditolak Yoo Kyung, wanita itu malah berkata bahwa dia memang tergoda oleh Young Joo untuk pertama kalinya, maka dia harus mendapatkan Young Joo kemarin malam.  Tapi, Yoo Kyung ingin berhenti sampai di sini (jelas banget ga sih,, Yoo Kyung ngegoda Young Joo untuk menghalangi Young Joo mengetahui bahwa Jung Eun adalah gadis yang ditemuinya 10 tahun lalu).

Young Joo tertawa dengan geram dan berkata; “Baiklah, mari kita anggap seolah-olah tidak ada yang terjadi semalam, kebetulan sekali,, aku pun sedang memikirkan hal yang sama”

Setelah Young Joo pergi, Yoo Kyung langsung membereskan foto keluarganya yang dia letakan di meja dekat tempat tidurnya, dan memasukkannya ke dalam laci. Dia lalu teringat tentang status Young Joo yang merupakan pewaris kedua Haeju grup, dia lalu menatap tempat tidur tempat dia menghabiskan malamnya dengan Young Joo.

Yoo Kyung memeriksa lokasi syuting yang dindingnya sedang di cat. Awalnya dia sangat ramah pada semua pekerja yang sedang mempersiapkan lokasi syuting itu. Namun dia melihat Jung Eun yang baru saja datang, dia pun menghampiri Jung Eun dan menyapa Jung Eun dengan sinis. Yoo Kyung bertanya mengapa Jung Eun datang begitu pagi ke lokasi syuting, dengan penuh semangat Jung Eun menjawab ingin membantu. Tapi respon Yoo Kyung, seharusnya membuat Jung Eun kecewa, dia malah bilang untuk tidak berusaha mendekatinya saat di lokasi syuting, bahkan kalau bisa mereka tidak usah saling menyapa. (Heu,, bener-bener nih,, Si Yoo Kyung nyebelin banget).
Jung Eun berkata bahwa akan aneh rasanya mereka tidak saling menyapa karena mereka dari SMP yang sama. Yoo Kyung berkata, bahwa mereka lulus dari SMP yang berbeda. Jung Eun berkilah, bukankah itu karena Yoo Kyung tiba-tiba pindah sekolah. Maka Yoo Kyung pun kembali mengingatkan Jung Eun, “apa kau ingin aku ingatkan apa yang membuatku pindah sekolah?”

Jung Eun pun hanya bisa diam dengan perasaan bersalah, mengingat apa yang terjadi 10 tahun lalu. Lalu Yoo Kyung mendapat telepon dari Young Joo yang menanyakan perkembangan loksai syutingnya. Selesai bicara dengan Young Joo, Yoo Kyung menatap Jung Eun dan berkata pada Jung Eun untuk tidak mengatakan pada Young Joo tentang masa lalu Jung Eun dan Young Joo 10 tahun lalu. Jung Eun bertanya kenapa aku tidak boleh mengaku. Yoo Kyung yang cerdas itu mengingatkan Jung Eun, bahwa kini Jung Eun adalah seorang aktris yang tidak hanya mengandalkan perawatan tubuhnya saja, tetapi juga harus jauh dari segala skandal percintaan. Yoo Kyung pun mempertanyakan apakah Jung Eun yakin, Young Joo akan ingat pada Jung Eun 10 tahun lalu itu, dan meskipun ingat apakah Young Joo akan senang bertemu dengan Jung Eun yang kini hanya menjadi pemeran figuran yang pernah menamparnya di hari pertama mereka bertemu.

Jung Eun, lagi-lagi hanya bisa membisu mendengar semua alasan Yoo Kyung, yang baginya masuk akal. Maka saat Young Joo datang dan bertanya mengapa Jung Eun menelponnya tadi malam, dia berkata tidak apa-apa dan membenarkan alasan yang dibuat Yoo Kyung untuknya pada Young Joo dan pergi dengan terburu-buru meninggalkan Yoo Kyung dan Young Joo. (bener-bener licik nih Yoo Kyung-ssi)

Young Joo menyuruh Yoo Kyung untuk datang ke lokasi pengambilan gambar adegan Lee Ae Rin yang sedang mandi kembang, awalnya Yoo Kyung enggan, namun akhirnya datang juga ke lokasi itu dengan terpaksa.

Yoo Kyung menatap Lee Ae Rin yang sedang berakting dengan pandangan aneh seperti biasa. Syuting pun berlanjut ke adegan lain. Yoo Kyung diminta untuk mengintruksikan adegan selanjutnya di dekat Lee Ae Rin, dia menyapa Lee Ae Rin yang mengenalinya sebagai Han PD. Sekilas, Lee Ae Rin melihat luka di tangan Yoo Kyung dan menyarankan Yoo Kyung untuk melakukan operasi plastic untuk menghilangkannya. Tapi Yoo Kyung berkata, bahwa luka itu memberikan semangat untuknya menjadi lebih baik agar dapat mencapai cita-citanya. Lee Ae Rin mengerti, dia bertanya apakah Yoo Kyung tahu bagianmana yang menunjukan gejala kanker payudara. Yoo Kyung pun menunjukkannya dengan menyentuh bagian itu di tubuh Lee Ae Rin dengan sangat tepat, karena Lee Ae Rin terlihat kesakitan saat Yoo Kyung menyentuh bagian itu. Tapi saat Lee Ae Rin menyentuhnya sendiri, dia tidak merasa sakit. Lee Ae Rin merasa sakit, apakah saat disentuh orang lain yang akan terasa sakit, lalu dia memcoba hal yang dilakukan Yoo Kyung padanya pada gadis itu, namun Yoo Kyung mengelak besikap tak ingin disentuh Lee Ae Rin. Adegan selanjutnya pun dimulai. Setelah memberi intruksi dan sutradara mengatakan “Action” lagi-lagi Yoo Kyung menatap Lee Ae Rin dengan pandangan anehnya.
 
Di lokasi syuting yang berbeda, Sutradara muda Choi Kang Woo sedang mengatur lokasi syuting dimana Jung Eun akan melakukan acting pertamanya sebagai figuran. Dia melihat Jung Eun sedang membaca skripnya dengan serius (aduh,, jadi inget Shi Hoo Oppa,, di setiap Behind the scene dramanya,, pasti ada Oppa saat membaca Skrip dengan serius).

Kang Woo mendekati Jung Eun dan berusaha melihat Skrip yang dibaca Jung Eun, namun Jung Eun berusaha menyembunyikannya, dan mereka jadi terlihat sangat akrab. Namun Kang Woo pun tidak memaksa Jung Eun dan malah menanyakan keberadaan Mi Ryun. Jung Eun pun berkata bahwa Mi Ryun sedang ber- make up.

Mi Ryun yang sedang ber-make up di salon ibunya Park Han Soo mulain bertingkah, lalu datanglah Ibu Park Han Soo dan menyobek tiket VVIP yang diberikan Han Soo pada Mi Ryun dan memberi gadis itu uang kompensasi untuk penipuan yang dilakukan putrannya. Mi Ryun menolak, dan berkata ingin tetap mendapatkan layanan VIP di salon itu. Namun Ibu Han Soo bersikeras menolaknya dan malah mengatakan hal yang membuat Mi Ryun ingin menangis, namun Ibu Han Soo berkata, jika Mi Ryun menangis maka make up nya akan luntur, maka Mi Ryun pun menahan tangisnya. (hahaha,,, lucu banget scene ini). Han Soo yang datang, mencoba membela Mi Ryun, tapi dasar Han Soo itu anak mami, dia pun malah ketakutan saat dibentak ibunya.

Untuk menangkan hati Mi Ryun, Han Soo mengantar gadis itu ke lokasi Syuting dan berkoar-koar ingin bertemu PD Lee Young Joo karena dia adalah kenalannya, namun sayangnya tidak ada yang percaya.

Saatnya pengambilan gambar Seo Jin, Mi Ryun dan Jung Eun dalam satu scene. Jung Eun melakukan aktingnya dengan baik dan benar, namun Mi Ryun malah gemetaran saat harus berakting memberikan minumannya pada Seo Jin. Sutradara kesal melihat tingkah Mi Ryun dan mengatakan Cut. Mi Ryun yang gugup meminum obat penenang di luar batas, dan malah meracau seperti orang mabuk saat syuting diulangi. Sutradara semakin kesal dan memarahi Mi Ryun.

Mi Ryun yang sakit hati memutuskan berhenti berakting di film itu, Jung Eun membujuknya untuk tetap melakukan Syuting, namun Mi Ryun tetap teguh pada pendiriannya. Jung Eun dipanggil crew film untuk melakukan adegan selanjutnya, dia pun pergi meninggalkan Mi Ryun yan berkata walaupun di seret dia tak ingin kembali ke lokasi. Crew yang memanggil Jung Eun malah berkata, kalau begitu, Mi Ryun tidak akan mendapat upah untuk aktingnya hari ini. Mi Ryun bengong, “jadi aku dipecat?” tanyanya panik lalu menangis.

Han Soo yang sedang tidur di mobilnya bangun mendengar tangisan Mi Ryun dan bertanya ada apa. Mi Ryun menjawab bahwa dirinya dipecat. Han Soo lagi-lagi sesumbar dia ingin bertemu PD Lee Young Joo untuk meluruskan hal ini. Crew film bertanya memangnya kau siapa? Han Soo pun menjawab, bahwa dia kakak dari Young Joo. Crew tertawa, dan bertanya, jadi kau juga generasi ke-tiga Chaebol juga? Han Soo geram dan berkata, dia kaka Young Joo bukan dari sisi Ayahnya. Crew film tak mengerti, dan berkata Young Joo sudah datang.

Young Joo bertanya mengapa Mi Ryun ada bersama Han Soo, orang yang jelas-jelas telah menipunya. Han Soo kesal pada tuduhan Young Joo dan hendak memukulnya namun Young Joo mengelak dan balik menyerang Han Soo, membuat Mi Ryun ketakutan dan meninggalkan mereka berdua. Young Joo pun berhasil menjatuhkan Han Soo, membuat kakak tirinya itu semakin kesal dan berkata akan menghacurkan Young Joo yang begitu sombong karena tak mau membantunya untuk membayar hutangnya pada Mi Ryun. (ya ealah 1.000.000 Won, siapa juga yang mau bayarin).

Young Joo pergi menengok kakeknya dan bertemu dengan Kakak tirinya dari pihak ayah, Lee Young Gook  juga ibu tirinya yang selama ini membencinya. Saat Young Joo masuk ke kamar kakeknya, keadaan kakek semakin lemah dari sebelumnya, dia kini sudah tidak bisa berbicara dengan lancar, dan terus berkata bahwa Young Joo harus menyelamatkan Haeju. Young Joo yang tak mengerti malah berkata bahwa dia dan kakaknya akan menjaga Haeju grup dengan baik, dan berkata kakek tidak perlu khawatir.

Kakek lagi-lagi berkata tentang toko Kain di sebuah pasar tradisional. Young Joo mengerti bahwa toko kain itulah tempat kakeknya memulai Haeju dari titik nol. Kakek senang Young Joo mengerti dan kakek pun menghembuskan napas terakhirnya di hadapan Young Joo.


Lee Ae Rin memakai pakaian berkabungnya untuk mendatangi pemakaman Kakek Young Joo, pendiri Haeju Grup yang terkenal. Lee Ae Rin menatap foto Kakek dan membayangkan sebuah perbincangannya dengan sang pendiri Haeju itu tentang masalah Lee Ae Rin yang tidak seharusnya menemui putrinya yang telah dia buang untuk mempertahankan karir keartisannya. Lee Ae Rin berkata pada Kakek Young Joo bahwa putrinya telah tahu bahwa ibu yang mengurusnya selama ini bukan ibu kandungnya, jadi dia ingin menemui putrinya. Namun kakek Young Joo melarangnya.

Kembali ke masa kini. Lee Ae Rin beramitan dari pemakaman itu. Namun dia tidak sadar ada seorang lelaki separuh baya sedang menatapnya dengan pandangan yang aneh, seolah bertanya dalam hatinya, bagaimana Lee Ae Rin bisa ada di sini.

Tangan kanan Direktur Choi heboh mengabarkan meninggalnya Kakek Young Joo pada atasannya. Namun Direktur Choi berkata dia sudah tahu hal itu dengan sikap tenangnya. Tangan kanan direktur Choi pun mulai mencemaskan kedudukan atasannya, karena dengan meninggalnya Kakek Young Joo berarti akan dimulai pembagian warisan, dimana Haeju Pic akan diberikan pada Young Joo dan Haeju Fashion akan jatuh pada kakak tertua Young Joo. Maka posisi Direktur Choi sebagai direktur utama Haeju Pic akan terancam. Direktur Choi memarahi anak buahnya dan berkata dia sudah punya rencana untuk mengamankan posisinya.

Kang Woo menghibur Young Joo yang sedang bersedih atas kematian kakeknya. Dia bertanya apa yang akan dilakukan Young Joo pada Haeju Pic yang merupakan warisan bagiannya. Meskipun banyak yang menentang, tapi semua orang tahu bahwa Haeju Pic milik Young Joo.
Young Joo bertanya ada kemungkinan dia akan memberhentikan ayah Kang Woo apa itu tidak apa-apa. Kang Woo dengan cemas berkata Direktur Choi Young Dal punya ambisi besar untuk menguasai Haeju Pic, tapi meski begitu dia tetap Ayahku. Young Joo mengerti dan merangkul pundak Kang Woo, mereka berdua pun tertawa bersama. (Ah,, persahabatan yang indah…)

Salah satu anak buah Young Joo membicarakan kematian kakek Young Joo di hadapan Yoo Kyung, dia mengatakan bahwa setelah kematian kakeknya Young Joo akan mewarisi Haeju Pic, tapi posisinya yang hanya anak angkat secara hukum dalam keluarganya, pasti membuatnya akan disingkirkan oleh kakaknya. Yoo Kyung agak tertarik dengan kabar itu Namun sebelum bergossip lebih lanjut, Young Joo datang dan membagi-bagi tugas pada para stafnya tak terkecuali Yoo Kyung yang tak bersedia bekerja sama dengan staf Young Joo yang lain.

Young Joo kesal dengan sikap Yoo Kyung dan bertanya apakah ini karena apa yang terjadi antara dirinya dan Yoo Kyung malam itu, hingga Yoo Kyung jadi bersikap tak bersahabat. Yoo Kyung mengelak dan memilih tak membahas hal itu.

Jung Eun akhirnya menggantikan peran Mi Ryun dan berakting dengan sangat apik bersama Seo Jin. Saat Seo Jin mengatakan kata-kata tentang anak yang ingin mencari ibunya, wajah Jung Eun sudah berkaca-kaca karena terharu. Bahkan saat sutradara mengatakan Cut pun, mata Jung Eun masih berkaca-kaca. Akhirnya dia pun menangis, dan berkata dia terharu melihat acting Seo Jin. Tapi yang dipuji malah meremehkan Jung Eun yang cengeng dan terlihat kesal dengan tangisan Jung Eun itu. Sutradara Kwan melihat apa yang terjadi antara Jung Eun dan Seo Jin berusan, dan melihat Jung Eun dengan tatapan takjub.

Syuting pun berakhir, waktunya beres-beres. Saat semua crew film lepas tangan untuk membersihkan dinding bergambar yang dilukis khusus untuk syuting. Jung Eun dengan sukarela membantu salah satu Crew film anak buah Young Joo untuk membersihkan tembok tersebut. Melihat kesungguhan Jung Eun, Crew film tersebut sepertinya mengerjai Jung Eun dengan mengatakan mengapa Jung Eun begitu bersemangat bekerja, sementara mungkin upahnya tidak akan dibayar karena mereka sedang kesulitan uang. Jung Eun terlihat sedikit kecewa dan bertanya apakah benar upahnya tidak akan dibayar, bukannya marah, Jung Eun malah berkata, apakah dia bisa mendapat surat rekomendasi untuk bekerja bermain di film lain? Cowok crew film itu pun bingung. (hahaha,, Jung Eun ini,, baek.. ato polos yah).


Young Joo melihat kesungguhan Jung Eun membersihkan tembok dan jawabannya terhadap pertanyaan anak buahnya. Young Joo tertawa melihat kelakuan Jung Eun yang polo situ, dia pun menawarkan diri untuk membantu Jung Eun membersihkan tembok.

Anak buah Young Joo yang tadi dibantu Jung Eun membersihkan tembok kembali ke kantor dan disana ada Yoo Kyung. Dia bercerita pada Yoo Kyung bahwa Young Joo sedang membantu salah satu figuran yang berperan dalam film mereka, Seo Jung Eun untuk membersihkan tembok bekas syuting, Yoo Kyung kaget dan berkata: “Maksudmu mereka berdua kini sedang bersama?”
Jung Eun dan Young Joo bekerja sama dengan baik untuk kembali mengcat tembok mbergambar itu dengan cat putih, keduanya terlihat baik saat bersama. Jung Eun menatap Young Joo dengan penuh kekaguman (ya iyalah,, secara tuh cowok cinta pertamanya Jung Eun). Namun dia sadar dia tak bisa mengatakan kebenaran pada Young Joo, dan kembali ke kenyataan dengan kembali mnegecat tembok itu. Saat satu tembok selesai mereka pun ‘TOS’ bangga karena telah berhasil menyelesaikan pengecatan itu. Young Joo menepuk pundak Jung Eun dan Jung Eun pun membalasnya. Mereka berdua malah saling menepuk pundak dan kemudian tertawa bersama.

Young Joo lagi-lagi mengajak Jung Eun makan mie, tapi kini di restoran yang lebih baik. Saat pesanan mereka sudah datang, Jung Eun pun tak segan segera melahap mie itu. Mereka berdua menikmati mie mereka masing-masing hingga Young Joo mendapat telepon dari Yoo Kyung (Argh,,, ni cewek bener-bener nyebelin setengah mati deh,, ganggu orang lagi seneng aja).

Young Joo hanya menatap ponselnya, namun Jung Eun meminta Young Joo mengangkatnya. Yoo Kyung bertanya tentang pengambilan gambar ulang. Young Joo yang sudah kesal pada Yoo Kyung karena insiden tadi siang jadi geram dengan pertanyaan Yoo Kyung. Apalagi saat Yoo Kyung bertanya Young Joo ada dimana dan dengan siapa. Young Joo berkata bahwa Yoo Kyung tidak punya hak untuk menanyakan hal itu karena mereka tidak punya hubungan apapun lalu menutup telepon itu dengan kesal. Jung eun yang melihat hal itu jadi tak enak hati.

Young Joo mengantar Jung Eun pulang, setelah sampai di gang rumah sewaan Jung Eun, Jung Eun berkata mereka sudah sampai dan menyarankan Young joo untuk berbaikan dengan orang yang bertengkar dengannya di telepon tadi. Young Joo pun jadi mengeluh pada Jung Eun, bahwa dia tak mengerti hati wanita itu dan apa yang diinginkannya. Jung Eun pun tersenyum, kemudian keluar dari mobil Young Joo. Setelah mengucapkan selamat tinggal Young Joo pun pergi. Dan Jung Eun hanya bisa menatap sedih kepergian Young Joo (Ah,, So Poor Jung Eun,, kalo saja dia tahu apa niat si penelpon itu menelpon Young Joo, apa dia masih bisa setabah itu menyuruh Young Joo berbaikan dengan Yoo Kyung?)

Menurut pada saran Jung Eun, Young Joo pun mendatangi apartemen Yoo Kyung dan mengajak Yoo Kyung berbicara. Young Joo mempertanyakan sikap Yoo Kyung yang sepertinya peduli padanya, namun berpura-pura tidak peduli padanya. Yoo Kyung kesal dan berkata dia tidak senang melihat Young joo dekan dengan Seo Jung Eun, Young Joo bingung, mengapa sekarang jadi ada hubungannya dengan salah satu aktris di film mereka. Yoo Kyung menghindar deri pertanyaan itu dan membuat Young Joo curiga apa mungkin sebenarnya Yoo Kyung menyukainya.

Young Joo bertanya apakah Yoo Kyung mendekatinya karena tahu dia adalah pewaris kedua Haeju grup. Yoo Kyung membenarkan, karena setelah mendengar hal itu, dia merasa Young Joo adalah pangeran. Young Joo berkata bahwa Yoo Kyung bodoh karena telah bersikap jujur, namun Yoo Kyung bilang dia tidak bodoh, karena kini dia tahu bahwa Young Joo hanyalah seorang anak angkat secara hokum yang bisa disingkirkan kapanpun oleh kakak tirinya, namun dia kesal pada dirinya sendiri karena masih berharap pada Young Joo. 

Young Joo mulai sentimental melihat kejujuran Yoo Kyung, dia pun menarik Yoo Kyung ke pelukannya dan bertanya, apakah jika Young Joo ingin memulai hubungan bersama Yoo Kyung dengan serius apakah Yoo Kyung akan menerimanya apa adanya? Yoo Kyung tak menjawab, dia hanya menangis tersedu dipelukan Young Joo dan membalas pelukan lelaki itu.

Saat Young Joo dan Yoo Kyung memulai hubungan mereka, Jung Eun sibuk mempelajari Skenario film Lee Ae Rin dan Seo Jin. 

Pagi harinya saat datang ke lokasi Syuting, dia melihat Young Joo sedang membujuk Seo Jin yang bertengkar dengan sutradara. Dia pun jadi berpikir bahwa Young Joo punya hubungan dengan Seo Jin.

Memang benar Young Joo dan Seo Jin punya hubungan, tapi sepertinya hanya hubungan teman masa kecil, dan patner dalam membohongi kakeknya, dimana di depan kakek Young Joo, selama ini Seo Jin berpura-pura jadi pacar Young Joo.
 
Jung Eun sampai di lokasi Syuting dimana seharusnya Seo Jin dan Lee Ae Rin beradu akting. Jung Eun bertemu Yoo Kyung dan bertanya tentang hubungan Young Joo dan Seo Jin, dan berkata, apakah karena itu Yoo Kyung menyuruhnya untuk tidak dekat-dekat dengan Young Joo. Yoo Kyung awalnya bingung, namun dia mengambil kesempatan ini untuk menyembunyikan hubunganna dengan Young Joo dan membenarkan hubungan Young Joo dan Seo Jin namun meminta Jung Eun untuk tutup mulut karena hal tersebut rahasia. Jung Eun mengerti dan berkata mereka sangat serasi. Yoo Kyung bertanya apakah Jung eun tidak iri. Jung Eun berkata mengapa aku harus iri, aku tidak ada apa-apanya dibanding Seo Jin-ssi. (polos ataukah merendah? akh,, Seo Jung Eun-ssi)

Karena Seo Jin yang ngambek, akhirnya pengambilan gambar Lee Ae Rin pun dilakukan dengan Lee Ae Rin yang berakting sambil melihat kepalan tangan Kang Woo dan harus berakting seolah-olah itu adalah Seo Jin yang berperan sebagai putrinya yang hilang. Namun, Jung Eun memberanikan diri untuk mengganti kepalan tangan Kang Woo sebagai pengganti Seo Jin. Kang Woo yang tahu bahwa Jung Eun berusaha keras untuk film ini pun mendukung Jung Eun.

Jadilah Jung Eun yang menjadi pemeran pengganti Seo Jin. Lee Ae Rin pun memerankan perannya dengan baik, sebagai ibu yang baru bertemu dengan anaknya setelah bertahun-tahun tak bertemu. Jung Eun yang terharu melihat akting Lee Ae Rin jadi menangis (lagi-lagi??). Ini pun memicu air mata Lee Ae Rin yang tampak natural saat pengambilan gambar. Lee Ae Rin bertanya mengapa Jung Eun menangis, Jung eun malah meminta maaf karena dia terlalu terharu. Lee Ae Rin pun memeluk Jung Eun, dan berkata bahwa Jung Eun pasti teringat akan ibunya.

Yoo Kyung yang ada di lokasi tersebut menatap tegang pada emosi antara Lee Ae Rin dan Jung Eun, dua orang yang sepertinya sangat dibencinya.

Sementara Kang Woo berusaha membantu karir Jung Eun dengan menunjukkan skrip milik Jung Eun yang penuh dengan coretan-coretan yang semakin memantapkan perannya pada Direktur Choi Jong Dal. Direktur Choi menatap Jung Eun yang sedang mengucapkan terimakasih pada semua orang. Dia pun berpikir sepertinya anak ini punya potensi.

Yoo Kyung masuk ruang ganti dengan kesal karena melihat akting Lee Ae Rin dan kata-kata yang diucapkanya pada Jung Eun, bagaimana wanita seperti itu mengatakan kata-kata seperti itu geramnya sambil menangis. Jung Eun datang dan mencari sesuatu dari tasnya. Yoo Kyung bertanya apa yang dilakukan Jung Eun. Gadis polo situ menjawab bahwa ia ingin menunjukkan foto Lee Ae Rin yang dia punya pada aktris favoritnya itu. Yoo Kyung kesal melihat foto itu dan malah merebutnya dari Jung eun kemudian merobeknya. Jung Eun bingung mengapa Yoo Kyung melakukan hal itu.

Yoo Kyung memulai rencana balas dendamnya denga menghembuskan rumor bahwa Aktris Korea Terpuji Lee Ae Rin memiliki putri di luar nikah. Kabar ini sampai ke wartawan gossip yang memastikan kabar ini pada diretur Choi, yang tentu saja mengelak habis-habisan.

Choi Jong Dal segera mengadakan rapat untuk mengatasi masalah ini, dia ingin mengusut siap yang sebenanya menyebarkan rumor ini. Young Joo berkata, yang terpenting adalah apakah gossip ini benar atau tidak, kita harus memastikannya, Cho Jong Dal berkata tentu saja itu tidak benar. Yoo Kyung angkat bicara, apa kata Lee Ae Rin tentang rumor itu. Choi Jong Dal berkata tanyakan saja sendiri pada Lee Ae Rin.

Yoo Kyung mendatangi Lee Ae Rin yang sedang minum teh di sebuah restoran, dan menanyakan kebenaran gossip itu. Bila gossip itu benar apa yang akan Lee Ae Ri lakukan terhadap putrinya. Dengan santai Lee Ae Rin berkata, dia harap putrinya tak pernah muncul karena itu hanya akan menjadi beban baginya. Yoo Kyung tentu saja terluka mendengar hal tersebut dan menagis hebat di dalam mobil saat berniat pulang.
Keberuntungan mulai berpihak pada Jung Eun, karena kesungguhan dan bakatnya dia akhirnya dikontrak oleh Haeju Pic untuk film terbaru mereka. 

Jung Eun bahagia luar biasa, saat bertemu dengan Young Joo pun dia mengabarkan berita gembira ini.
Jung Eun: hari ini aku menandatangi sebuah kontrak
Youn Joo: bukankah sudah ku bilang kau akan menadapatkannya suatu saat nanti, Selamat ya?
Jung eun jadi hilang kata dan malah bertanya tentang hubungan Young Joo dengan kekasihnya (yang Jung Eun kira Seo Jin). Young Joo berkata, meskipun tidak terlalu baik, tapi hubungan mereka kini sudah jauh lebih baik. Jung Eun berusaha terlihat bahagia mendengar jawaban Young Joo. Lalu dataglah Kang Woo yang berteriak “O genki desu ka?” (wkwkwk,, dialog audisi perdana Jung Eun bareng Mi Ryun).

Young Joo melihat Kang Woo dan berbisik pada Jung Eun “Temanku itu sepertinya sangat menyukaimu, kau harus baik-baik padanya ya?”

Jung Eun jadi salting, apalagi Kang Woo tiba-tiba mendekat pada Jung Eun setelah Young Joo pergi. Lelaki itu berlutut di depan Jung Eun dan mengucapkan selamatnya pada Jung Eun dengan terharu. Tapi Jung Eun mengabaikannya dan malah bertanya dimana kantor perencanaan. Kang Woo menunjukkannya masih dengan posisi berlutut.

Jung Eun menemui Yoo Kyung untuk mengabari kabar bahagia itu. Tentu saja Yoo Kyung menyambutnya dengan sinis dan berkata apa Jung Eun ingin pamer pada orang sibuk seperti Yoo Kyung. Jung Eun bilang dia hanya ingin membagi kebahagiaanya, karena setelah 10 tahun dia bisa mewujudkan impiannya, bertemu Lee Ae Rin, menemukan Oppa yang dulu menghiburnya (maksudnya Young joo) dan sebentar lagi mungkin bisa menemukan ibunya. Ini benar-benar kebahagian luar biasa, kata Jung Eun. 
Tapi Yoo Kyung malah berkomentar bahwa kebahagian buat Jung Eun adalah neraka bagi Yoo Kyung, Jung Eun bertanya mengapa begitu. Yoo Kyung menjelaskan, bahwa bila aku bertemu dengan ibu kandungku, yang ada aku ingin balas dendam, karena selama ini ternyata dia tidak memikirkanmu dan bahkan tak mengingat serta mengenalmu saat kalian kembali bertemu. Jung Eun mengo, lalu berkata dia sama sekali tidak pernah berpikiran positif. Dengan enteng Yoo Kyung bilang, karena itulah aku bilang kau ini bodoh.

Jung eun berpikir, jangan-jangan kau sudah tahu siapa ibu kandung mu Yoo Kyung? mendengar pertanyaan Jung Eun, Yoo Kyung ngadat dan berkata ini semua tidak ada hubunganya denganku.

Karir Jung eun sebagai aktris pun dimulai, selain membintangi Film produksi Haeju Pic, dia juga terpilih untuk mengikuti audisi sebagai bintang iklan sampho. Salon yang bertanggung jawab untuk penampilan Jung Eun dalam audisi Iklan sampo adalah Salon ibu kandung Young Joo, Kim Kye Sun.

Young Joo tidak setuju Jung Eun mengikuti Audisi iklan shampoo itu, karena itu akan merusak image nya untuk memerankan film barunya itu. Young Joo mendatangi salon ibunya dan menanyakan Jung Eun. Ibunya bilang tunggu saja, karena Jung Eun sedang di dandani.


Keluarlah Jung Eun dengan dandanannya yang matang dan terlihat sangat cantik dalam balutan gaun merahnya dengan rambut terurai. Young Joo sempat terpana, namun meminta Jung Eun untuk kembali merubah gayanya, karena dia harus mempertahankan Imagenya karena peran Jung Eun di film barunya. Jung Eun jadi bingung, apalagi Ibu Young Joo mempertahankan Jung Eun untuk tetap mengikuti Audisi itu. Kedua Ibu dan anak itu malah cekcok. Jung Eun jadi merasa bersalah dan berkata “Jangan bertengkar karena aku”

Ibu Young Joo pun berinisiatif untuk menanyakan keinginan Jung Eun yang sebenarnya, apakah ingin mengikuti audisi shampoo atau tetap berperan dalam film. Jung Eun memilih audidi sampo, mengapa? Karena Jung Eun ingin cepet terkenal agar ibunya bisa cepat melihatnya.

Young Joo pun kesal pada Jung Eun yang memilih Audisi iklan shampoo, dia menuduh Jung Eun sebagai aktris yang hanya ingin terlkenal dengan instan. Jung Eu beralasan bahwa dia punya alasan untuk itu. Jung Eun berkata: “ Aku tak peduli pendapat semua orang, tapi aku berharap, kau adalah orang yang paling mengerti aku, bukankah dulupun kau sangat ingin bertemu dengan ibumu.”

Young Joo bingung, “apa maksudmu?”
Jung Eun tak menjawab dan malah pergi meninggalkan Young Joo, karena merasa bersalah sudah salah bicara. 

Jung Eun pergi menemui salah satu Staf Haeju yang juga ada di salon ibunya untuk persiapan audisi. Young Joo mengejar Jung Eun untuk meminta penjelasan, namun staf Haeju dengan panic memperlihatkan sesuatu tentang Lee Ae Rin pada Young Joo dan Jung Eun.

Berita terbaru tentang putri Lee Ae Rin itu membuat direktur Choi Jong Dal marah. Karena kini telah beredar video seorang anak yang mengakui bahwa Lee Ae Rin adalah ibunya. Yoo Kyung yang melihat video itu dengan para petinggi Haeju Pic, terlihat cemas. 

Sementara di tempat lain Jung Eun yang melihat video itu dengan Young Joo terlihat tegang. Dia mengenali wajah gadis yang dibuat buram itu, wajah itu adalah wajah dirinya. Video itu adalah video yang dibuat Yoo Kyung 10 tahun lalu untuk mengucapkan terimaksaih pada ibunya, namun Yoo Kyung mengeditnya, seolah Jung Eun kecil mengakui Lee Ae Rin sebagai Ibu kandungnya. 

Jung Eun pun gugup dan tegang melihat video itu. Dia syok berat, hingga akhirnya jatuh pingsan di depan Young Joo dan salah seorang staf Haeju yang berada di situ. Melihat Jung eun yang tiba-tiba terjatuh di sampingnya, giliran Young Joo yang panik, dia berteriak memanggil nama Jung Eun dan meminta bantuan.
“Seo Jung Eun-ssi ada apa? Seo Jung Eun-ssi”

Related Posts by Categories

0 komentar: